nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kangen Kampung, Buruh Bangunan Jambret HP untuk Hubungi Anak Istri

Kuntadi, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 15:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 03 510 2162563 kangen-kampung-buruh-bangunan-jambret-hp-untuk-hubungi-anak-istri-mIsZMybW7Q.jpg Jambret di Yogyakarta (Foto: Okezone/Avirista)

KULONPROGO - Seorang buruh bangunan, FA (25) warga Magetan, Jawa Timur, diamankan Kepolisian Resort Kulonprogo karena telah melakukan aksi penjambretan di jalanan.

Dia nekat menjambret karena tidak memiliki handphone. Sementara dia harus berkomunikasi dengan anak dan istrinya di kampung.

“Tersangka ini diamankan karena telah menjambret HP,” jelas Kasubag Humas Polres Kulonprogo AKP Sujarwo di Mapolres Kulonprogo, Senin (3/2/2020).

Aksi penjambretan ini dilakukan oleh tersangka pada Senin 13 Januari malam. Saat itu pelaku mengendarai Honda Vario tanpa nomor polisi untuk mencari sasaran.

Setelah mendapatkan sasaran, pelaku membuntuti korban Septi Rizki yang sedang bermain HP saat membonceng rekannya. Begitu di jalan sepi, pelaku langsung beraksi dengan memepet dan merebut HP milik korban dan langsung kabur.

Korban berusaha mengejar pelaku namun kalah cepat. Korban kemudian melapor ke Polres Kulonprogo, dan ditindaklanjuti petugas dengan melakukan pengejaran. Hingga akhirnya korban berhasil ditangkap di sekitar pertigaan Jombokan, Pengasih.

“Pelaku ini menyasar ibu-ibu dan anak-anak yang sedang bermain HP sambil naik motor pada malam hari,” terang Sujarwo di Mapolres kulonprogo, Senin (3/2/2020).

Dari hasil pemeriksaan, kata Sujarwo, pelaku mengaku sudah dua kali melakukan perampasan HP. Namun dalam aksi kedua, pelaku berhasil ditangkap petugas. Ikut diamankan sebuah HP, sepeda motor, jaket dan helm milik pelaku.

“Pengakuannya sudah dua kali, dan semuanya dilakukan di Kulonprogo,” terangnya.

Atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Sementara itu, pelaku FA mengaku nekat menjambret karena ingin memiliki HP. Dia baru beberapa hari tinggal di Kulonprogo sebagai buruh bangunan. Sementara dia harus berkomunikasi dengan anak dan istrinya yang ada di Magetan.

“Rencananya akan saya pakai sendiri, tidak dijual,” jelasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini