nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Detik-Detik Polisi Tembaki Kapal Cepat Muatan 12 Ribu Botol Miras Import

iNews TV, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 16:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 07 340 2165010 detik-detik-polisi-tembaki-kapal-cepat-muatan-12-ribu-botol-miras-import-DZUH595MZd.jpg Dit Polairud Polda Bangka Belitung ketika menyita ribuan miras (foto: ist)

BANGKA BELITUNG - Jajaran Dit Polairud Polda Bangka Belitung, menggagalkan penyelundupan 12 ribu botol miras import berbagai merek, yang dikemas dalam 1.000 kotak kardus dari sebuah kapal cepat di Perairan Bangka Selatan.

Untuk menggagalkan upaya penyelundupan tersebut, polisi mengerahkan helikopter untuk mengejar kapal pelaku dan membrondongannya dengan tembakan, sebelum menyergap para pelaku.

Menggunakan helikopter, anggota Dit Polairud Polda Bangka Belitung terlibat aksi kejar-kejaran dengan kapal cepat yang membawa ribuan miras. Polisi pun terpaksa melepaskan tembakan yang menyasar mesin kapal, lantaran tembakan peringatan sebelumnya tidak dihiraukan.

Kapolda Bangka Belitung, Brigjen Anang Syarif Hidayat mengatakan, pengejaran tersebut sangat alot karena kapal tersebut terus melaju kencang untuk menghindari kejaran petugas, sehingga memaksa polisi membrondong tembakan, hingga akhirnya mengenai mesin kapal.

 Kapal Miras

“Setelah digeledah, di dalam kapal tanpa nama ini terdapat delapan orang ABK dan 1.000 kotak kardus yang berisi minuman beralkohol, dimana tiap dus berisi 12 botol miras import berbagai merek,” kata Anang,Jumat (7/2/2020).

Saat diintrogasi, kata Anang, ABK tidak dapat menunjukkan dokumen kelengkapan berlayar dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan dan izin perdagangan minuman beralkohol. Saat ini, delapan orang ABK dan kapal beserta barang bukti diamankan ke dermaga Polairud Polda Bangka Belitung.

“Menurut para pelaku, aksi penyeludupan miras asal Singapura dan sudah tiga dilakukan dengan modus yang sama, yakni mengelabui petugas dengan kecepatan kapal yang mereka gunakan,” sambungnya.

Ribuan botol miras yang dibawa dari Batam Kepulauan Riau tersebut, rencananya akan lebih dulu dibawa ke Lampung sebelum sampai ke tujuan akhir Jakarta.

Saat ini , delapan ABK sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut, guna mengungkap siapa pemilik miras illegal tersebut, mereka terancaman hukuman lima tahun penjara, karena Pasal 323 undang-undang nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran, dan pasal 106 undang-undang nomor 7 tahun 2015 tentang perdagangan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini