"Itulah yang kemarin saya peringatkan, dan kami beri peringatan enam bulan, untuk melakukan perbaikan kinerjanya," tegasnya.
Kejadian kemarin menurutnya, bisa menjadi pelajaran bagi Zubaidah supaya melakukan kroscek dan turun lapangan untuk memastikan kebenaran yang terjadi.
"Karena mendapat informasi dari pihak sekolah, maka ini perlu akurasi data saat akan menyampaikan statement dan lainnya," tukasnya.
Baca juga: Fakta-Fakta Pelajar di Malang Korban Bullying: Trauma hingga Jari Diamputasi
Sebelumnya, pada 15 Januari 2020 MS (12) siswa kelas VII salah satu SMP negeri di Kota Malang, diduga mengalami bullying yang menyebabkan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya.