MALANG – Tim SAR gabungan terus mencari keberadaan Rafa Alfaris (3,5) balita yang terseret derasnya air banjir dari selokan yang meluap di Dusun Ngepeh, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Dari pantauan di lokasi, setidaknya puluhan orang dari sejumlah tim SAR gabungan mulai SAR Surabaya, Koramil Karangploso, SAR Mahameru, PMI Kabupaten Malang, Satria Rescue, Relawan Malang Raya, dan sejumlah tim SAR lain menelusuri aliran selokan hingga sungai sejak pukul 07.00 WIB.
Komandan Tim SAR Surabaya, Ainul Makhdin, mengatakan pihaknya telah menelusuri lokasi diduga Rafa terperosok di selokan hingga menuju Sungai Bodo.
"Kita tadi pagi setelah apel lakukan pembagian tim tiga untuk menelusuri aliran air dari lokasi kejadian hingga menuju Jembatan Bukit Palem," ujar Ainul ditemui di lokasi, Selasa (11/2/2020).
Titik pertama yang ditelusuri yakni lokasi kejadian hingga jembatan pertamanan dengan panjang mencapai 1,5 kilometer. Kemudian titik kedua dari DAM hingga jembatan telaga. Titik terakhir dari jembatan telaga hingga jembatan Bukit Palem dan daerah Lowoksari, dengan panjang dua kilometer.

"Kami menggunakan teknik tubing untuk menyisir aliran sungai dengan menggunakan alat pelampung berupa ban karet," katanya.