nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puluhan Babi Mati Mendadak di Buleleng, Penyebabnya Masih Misterius

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 10:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 12 244 2167143 puluhan-babi-mati-mendadak-di-buleleng-penyebabnya-masih-misterius-FsMNfJP2AU.jpg Babi (Foto: Ist)

SINGARAJA – Babi yang berada di peternakan Buleleng, tepatnya di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Bali mati mendadak. Kematian babi di Pulau Dewata bukan kali pertama. 

Sepekan terakhir, total terdapat 29 babi milik peternak ditemukan mati. Kerugian yang harus ditanggung peternak mencapai puluhan juta rupiah.

Seorang peternak, Nyoman Aria Suta, menuturkan sejak satu minggu terakhir, babi jenis Saddle Back peliharaannya mati mendadak. Kejadian pertama, ada 5 ekor induk disusul 2 ekor babi dewasa.

Baca Juga: Heboh Pemusnahan Babi, Gubernur Sumut Angkat Bicara

Ia mengaku sempat mendatangkan dokter hewan agar ternak peliharaannya bisa diobati. Namun, tak berselang lama, 14 ekor anak babi yang berumur 4 hari juga mati.

“Awalnya induknya mati. Setelah saya cari dokter hewan, babi lainnya ikut mati. Semuanya sudah saya kubur dan tidak tahu penyebabnya apa,” katanya, Selasa 11 Februari 2020 seperti dikutip Balipost.

Senada diungkapkan peternak, Nyoman Trisna Heriawan. Tiga ekor babi dewasa miliknya mati mendadak. Babi dengan berat rata-rata 100 kilogram tersebut menyebabkan dirinya merugi Rp7 juta.

“Awalnya tidak mau makan, padahal sudah dikasi pakan hijauan dari kangkung dicampur dedak. Pakan dari limbah tidak pernah kami berikan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Made Sumiarta, mengatakan kematian babi belum dipastikan karena virus African Swine Fever (ASF). Penyebab kematian masih menunggu uji lab Balai Besar Veteriner Denpasar.

“Hanya uji lab yang bisa memastikan,” katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini