Ada Longsor, Tol Cipularang Masih Aman Dilintasi

CDB Yudistira, Okezone · Minggu 16 Februari 2020 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 16 525 2169315 ada-longsor-tol-cipularang-masih-aman-dilintasi-Xpk6EwixYh.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

BANDUNG - Peristiwa longsor akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kampung Hegarmanah RT02/RW04, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berdampak pada Ruang Milik Jalan (Rumija) Jalan Tol Cipularang. Jaraknya terletak sekira 8 meter dari lokasi longsor tepatnya di Km 118+600 arah Jakarta.

Hingga saat ini, area Jalan Tol Cipularang di sekitar lokasi tersebut masih aman dan lancar untuk dilalui oleh pengguna jalan. Kondisi lokasi longsor KM 118+600 Arah Jakarta, telah dilakukan pemasangan dolken/cerucuk dan sandbag, pemasangan terpal untuk menghidari meresapnya air hujan secara langsung, pengaliran drainase air hujan, serta menyiagakan petugas pengawasan.

Telah dilakukan pengujian sondir pada area longsoran untuk mengetahui karakteristik tanah, selanjutnya direncanakan untuk penanganan lereng dengan melakukan perkuatan dengan boredpile dan retaining wall untuk menstabilkan kondisi lereng, serta melakukan penataan saluran air dan perbaikan saluran irigasi.

Baca Juga: 6 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Layang Jakarta-Cikampek

Selain itu, penanganan longsor juga dilakukan secara komprehensif dengan mengantisipasi genangan yang tepatnya berada 8 meter dari Rumija KM 118+600 arah Bandung.

Jasa Marga Cabang Purbaleunyi selaku pengelola Jalan Tol Cipularang menangani genangan dengan menggunakan 5 buah pompa dengan kapasitas total 450 liter/detik dan pembersihan material lumpur untuk normalisasi saluran dengan mengoperasikan 3 unit eskavator untuk pembersihan sedimentasi yang menghambat saluran gorong-gorong.

Selain itu, menyiagakan petugas untuk melakukan pengawasan di lokasi sekitar. Sementara untuk rencana perbaikan jangka panjang akan dilakukan penataan pada saluran drainase tersebut.

Ilustrasi

General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Pratomo Bimawan Putra mennyatakan Jasa Marga bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, dibantu Ditjen Bina Marga dan BBWS Citarum Kementerian PUPR serta Tim Ahli telah menyusun rencana penanganan baik untuk penanganan sementara, maupun untuk penanganan permanen.

“Di antaranya adalah pengujian tanah, pemasangan boredpile, hingga penyediaan sheetpile baja dan alat pancangnya sebagai alternatif penanganan jika terjadi kondisi darurat,” katanya, Minggu (16/2/2020).

Baca Juga: PVMBG Cek Longsor yang Timpa Rumah Warga di Bandung Barat

Jasa Marga Cabang Purbaleunyi memastikan selama pelaksanaan penanganan area longsor, dua lajur untuk kedua arah baik arah Jakarta maupun arah Bandung dapat dilintasi secara normal. "Operasional jalan tol tetap berjalan secara normal, selama proses penanganan dampak longsor," ujar Bima.

Jasa Marga bersama pemerintah daerah berkomitmen akan membantu masyarakat yang terdampak bencana longsor ini dengan berbagai program bantuan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mentaati rambu-rambu, serta memantau kondisi lalu lintas perjalanan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini