Longsor di Tol Cipularang, Menteri PUPR Minta Ada Pembatasan Kendaraan

CDB Yudistira, Okezone · Senin 17 Februari 2020 22:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 17 525 2169994 longsor-di-tol-cipularang-menteri-pupr-minta-ada-pembatasan-kendaraan-MmvMgF0Er4.jpg Menteri PUPR, Basuki Hadimuldjono (Foto: Okezone)

BANDUNG - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono rekomendasikan untuk sementara waktu, ada pembatasan kendaraan di Tol Cipularang.

Seperti halnya rekomendasi PVMBG yang menyebutkan selama dilakukan penanganan mitigasi struktural penahan lereng, perlu dilakukan pembatasan beban kendaraan di jalan tol.

"Kendaraan berat sementara di-reroad dulu sambil menangani ini," kata Basuki, saat mengunjungi lokasi longsor, Senin (17/2/2020).

Untuk pemberlakuannya, pihak terkait telah diinstruksikan untuk berkoordinasi dengan Korlantas Mabes Polri. "Nanti kami dengan pak Korlantas akan berkoordinasi untuk itu. Saya kira nanti pak Korlantas yang menetapkan. Mudah-mudahan mulai besok bisa kita tetapkan. Lebih cepat lebih baik," kata dia.

Basuki memastikan tol Cipularang dalam kondisi aman. "(Kondisi Tol Cipularang) masih aman. Semua ada safety factor-nya," ucapnya.

Baca Juga: Pasca-Longsor di Tol Cipularang, PVMBG: Beban Kendaraan Perlu Dibatasi

Seperti diketahui bencana tanah longsor terjadi di dekat tol Cipularang, KM 118+600 jalur B arah Jakarta atau tepatnya di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

PVMBG menyebutkan bencana longsor masih dapat terjadi. Pihak PVMBG pun memberikan beberapa rekomendasi untuk penanganan dan antisipasi lanjutan dengan diantaranya mengeringkan genangan air baik di utara dan selatan jalan tol.

Kemudian, membersihkan dan memperbaiki saluran drainase yang tersumbat serta melakukan evaluasi gorong-gorong yang masih berada diatas lembah.

Selama dilakukan penanganan mitigasi struktural penahan lereng, perlu dilakukan pembatasan beban kendaraan di jalan tol.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini