JAKARTA - Menteri Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menampilkan dokumen soal Papua yang diklaim oleh Veronica Koman. Mahfud menyebut mendapatkan dokumen 57 nama yang diduga sebagai tahanan politik itu diperoleh lewat BEM Universitas Indonesia pagi hari ini.
"Hari ini saya dapat dari Veronica yang katanya itu yang diberikan ke presiden dan dititpkan ke BEM UI saat saya beri kuliah umum tadi. Saya dititipi, ini titipan dari Veronica, katanya itu yang diberikan kepada Presiden," kata Mahfud saat dijumpai di Hotel Bidakara Jakarta, Senin 17 Februari 2020.
Baca Juga: BEM UI Serahkan Dokumen soal Pelanggaran HAM di Papua ke Mahfud MD
Mahfud menyebut, dokumen diserahkan Veronica tidak seperti apa yang dibayangkan atau dibicarakan banyak pihak. Pasalnya, kata dia, Veronica hanya melampirkan dua lembar kertas berisi nama-nama orang diduga tahanan politik seperti yang diungkapkannya.
"Ini tidak lebih dari dua lembar dan ini hanya semacam sketsa daftar nama yang tidak ada identitasnya, tidak ada apa-apanya, tidak lebih dari ini," ujar Mahfud.