BEKASI - Guru berinisial I, pelaku pemukulan terhadap siswa SMAN 12 Kota Bekasi akhirnya angkat bicara. Dia mengaku masih punya “utang”, yakni membangun karakter siswa peserta didiknya. Dia menganggap pemukulan yang dilakukannya sebagai 'kecelakaan'.
"Saya masih punya utang di SMA 12, saya ingin lunasi dulu sebelum saya pensiun, Sebagai pendidik saya masih utang, dalam hal membangun karakter peserta didik," kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa (18/2/2020).
I menyebut insiden pemukulan yang terjadi sebagai kecelakaan. Tujuannya tak lain adalah mendidik siswa untuk disiplin, namun malah terjadi tindak kekerasan.

Baca juga: Ketika Para Siswa SMAN Bekasi Menangis Bela Guru yang Pukul Siswa