nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

13 Kelurahan di Solok Kebanjiran, Sungai Lembang Segera Dinormalisasi

Rus Akbar, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 18:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 18 340 2170477 13-kelurahan-di-solok-kebanjiran-sungai-lembang-segera-dinormalisasi-hjjNoSPZvC.jpg Wagub Sumbar Nasrul Abit meninjau lokasi banjir di Solok (Foto : Okezone.com/Rus Akbar)

PADANG - Banjir yang menerjang ratusan rumah warga kota dan Kabupaten Solok, Sumatera Barat, salah satunya disebabkan Sungai Lembang yang melintasi dua daerah tersebut meluap. Rencananya, tahun ini bakal dijalankan normalisasi sungai.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pun meminta Wali Kota dan Bupati Solok menyelesaikan persoalan lahan dengan baik agar banjir yang melanda 13 kelurahan itu tidak terjadi lagi.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menghubungi Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V. Pihak BWS pun telah menganggarkan untuk normalisasi sungai batang lembang ini walaupun belum sepenuhnya bisa dikerjakan tahun ini.

Hal tersebut dilakukannya ketika meninjau lokasi banjir di Kota Solok. "Kita juga meminta Dinas Sosial, Dinas Pangan dan BPBD Provinsi Sumbar untuk segera mengirimkan bantuan ke Kota Solok terkait apa yang di butuhkan masyarakat yang terkena dampak banjir,” ujarnya, Selasa (18/2/2020).

Nasrul Abit juga meninjau dua titik kelurahan, yakni kelurahan IX Korong dan kelurahan Koto Panjang. "Ini kebetulan saja saya dalam perjalanan menuju Sijunjung untuk menghadiri HUT Sijunjung. Berhubung di jalan dapat kabar bahwa Kota Solok banjir, kita langsung menuju lokasi bencana menemui masyarakat yang terdampak banjir,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, lokasi banjir di kelurahan IX Korong dan Kelurahan Koto Panjang, Kota Solok, akibat luapan Sungai Batang Lembang.

"Menurut informasi dari Kepala BWS Sumatera, normalisasi Sungai Batang Lembang telah dianggarkan. Namun, belum bisa sepenuhnya dikerjakan tahun ini. Masyarakat harap bersabar dan tetap siaga menghadapi bencana alam, yang datang tanpa diduga karena cuaca dan iklim hujan masih akan terjadi hingga bulan Maret,” ujarnya.

Baca Juga : Polri Ancam Tindak Warga yang Ambil Senjata TNI Korban Heli MI-17

Sekedar diketaui, di Kota Solok, banjir merendam sedikitnya 13 kelurahan. Banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Solok dan Kabupaten Solok di Batang Lembang dan Batang Gawan sejak pukul 21.00 WIB, Senin 17 Februari 2020.

Kelurahan yang terdampak banjir tersebut adalah, Kelurahan Kampai Tabuah Karambia, Kelurahan IX Korong, Kelurahan IV Suku, Kelurahan Simpang Rumbio, Kelurahan Sinapa, Kelurahan Aro IV Korong, Kelurahan Tanah Garam di Kecamatan Lubuk Sikarah. Kemudian Kelurahan Nan Balimo, Kelurahan PPA, Kelurahan Tanjung Paku, Kelurahan Laiang, Kelurahan Kampung Jawa, Kelurahan Koto Panjang di Kecamatan Tanjung Harapan.

Data yang berhasil dihimpun oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, sebanyak 320 KK/1251 jiwa terdampak banjir tersebut.

“Air sudah surut. Awalnya setinggi satu meter. Wilayah yang terdampak memang lumayan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Armen.

Armen menambahkan, warga yang sempat dievakuasi, telah kembali ke rumahnya. “Kami masih mendata untuk wilayah secara keseluruhan yang terdampak,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini