Polisi Gerebek Rumah Produksi Kosmetik Ilegal di Bandung

CDB Yudistira, Okezone · Jum'at 21 Februari 2020 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 21 525 2172068 polisi-gerebek-rumah-produksi-kosmetik-ilegal-di-bandung-OmsSFzux14.jpg Penggerebekan rumah produksi kosmetik ilegal di Bandung. (Foto: CDB Yudistira/Okezone)

BANDUNG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat menggerebek sebuah rumah industri yang memproduksi kosmetik tanpa izin edar atau ilegal. Rumah tersebut tepatnya beralamat di Jalan Rahayu, Kelurahan Rancacili, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

"Jadi rumah produksi ini memproduksi kosmetik yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu, serta tidak memiliki izin edar," kata Direktur Narkoba Polda Jabar Kombes Enggar Pareanom saat ungkap kasus di kantornya, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Industri Kosmetik Rumahan Ilegal Digerebek Petugas 

Penggerebekan itu berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya peredaran kosmetik tanpa izin edar di wilayah Kota Bandung.

Berbekal informasi tersebut, Tim Subdit I melakukan penyelidikan dan langsung melakukan penggerebekan di rumah itu.

Berdasarkan penggerebekan juga diketahui bahwa rumah tersebut dijadikan tempat produksi dan tempat penyimpanan (gudang) produk-produk kosmetik yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu serta tidak memiliki izin edar.

Baca juga: Polisi Gerebek Klinik Stem Cell Ilegal di Kebayoran Lama, 10 Orang Ditangkap 

Polisi mengamankan seorang wanita berinisial EC yang merupakan pemilik usaha dari pembuatan kosmetik tersebut.

"Mereka membuat dan menjual produk kosmetik tersebut melalui online dengan akun 'SINTREN OLSHOP'. Home industry kosmetik miliknya telah beroperasi di rumah tersebut sejak Juli 2019 sampai sekarang dan memiliki sejumlah karyawan," ucapnya.

Beberapa barang bukti cairan kimia dan bahan-bahan produksi kosmetik serta produk yang telah siap edar diamankan polisi sebagai barang bukti.

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan beberapa alat produksi kosmetik yang ada di rumah tersebut.

Baca juga: Produk Ilegal Senilai Rp4 Miliar Dimusnahkan BBPOM Bandung 

Pasal yang disangkakan kepada pemilik yakni Pasal 196 dan 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Ancaman hukuman seberat-beratnya pidana penjara paling lama 15 tahun atau denda

sebesar Rp1.500.000.000," pungkasnya.

Baca juga: Polisi Grebek Gudang Kosmetik Ilegal di Pasar 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini