BBPOM Kalah Praperadilan, Tersangka Produsen Kosmetik Ilegal Bebas

CDB Yudistira, Okezone · Kamis 14 Mei 2020 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 525 2213855 bbpom-kalah-praperadilan-tersangka-produsen-kosmetik-ilegal-bebas-Cxc3zJF9Ug.jpg Sidang preperadilan kosmetik ilegal (Foto: Okezone/CDB)

BANDUNG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung kalah dalam sidang praperadilan dengan Erick L Tobing, pengusaha kosmetik asal Kabupaten Cirebon, yang sebelumnya menjadi tersangka kosmetik ilegal.

Erik pun bebas dari segala dakwaan, setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas I A Khusus Bandung mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Erick. Putusan praperadilan dibacakan hakim tunggal, Sri Kuncoro di Jalan LLRE Martadinata, Rabu (13/5/2020).

"Menyatakan tindakan termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka dugaan tindak pidana di bidang kesehatan, yaitu memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi berupa kosmetika yang tidak memiliki izin edar dan atau tidak memenuhi standar atau persyaratan keamanan, khasiat dan mutu adalah tidak sah," kata Sri Kuncoro.

Hakim menimbang, penetapannya sebagai tersangka dalam kasus kosmetik ilegal, tidak sah karena Erick ditetapkan tersangka sebagai pribadi. Dengan putusan hakim ini, BBPOM Bandung diminta untuk menghentikan segalan penyelidikan terhadap pengusaha tersebut.

Kuasa hukum Erick, Yopi Gunawan menyatakan putusan hakim sesuai dengan harapannya. Karena sejak awal, lanjut dia, terdapat kekeliruan terkait penetapan kliennya yang dijadikan tersangka.

Baca Juga: Rumah Diduga Tempat Mengemas Kosmetik Ilegal di Cirebon Digerebek

"Dari itulah kami mengajukan praperadilan ini atas dasar bukti yang kuat," kata Yopi, di waktu yang sama, pasca sidang.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala BBPOM Bandung Hardaningsih mengaku belum bisa banyak berkomentar soal putusan praperadilan tersebut. Pihaknya mengaku belum menerima salinan putusan praperadilan tersebut.

"Saya belum bisa memberikan tanggapan sampai menerima salinan putusannya karena tadi hanya diomongkan secara lisan," ujar dia, via ponselnya.

Baca Juga: Gerebek Rumah di Cirebon, BPOM Sita 1.000 Kardus Berisi Kosmetik dan Dokumen

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat BBPOM pada 24 Februari 2020 menggeledah PT. Ratu Cantik Emelda di Jalan Walet Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon. Saat itu, tim menyegel dan menyita kosmetik diduga ilegal dan tidak ada izin edar.

Dari penyegelan tersebut, Erick ditetapkan tersangka oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung. Dia ditetapkan tersangka oleh BBPOM berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor SKPT/01/III/2020/BBPOM-PPNS, tanggal 05 Maret 2020.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini