nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rumah Keluarga Bupati di Makassar Dirampok, Penghuni Disekap

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 23:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 21 609 2172383 rumah-keluarga-bupati-di-makassar-dirampok-penghuni-disekap-ynxP35Z00r.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

MAKASSAR - Indrayadi (23) salah satu pelaku pencurian di rumah keluarga Bupati Soppeng Kaswadi Rasak, ditangkap Jajaran Unit Reskrim Polsek Manggala di Jalan Waduk Tunggu Pampang, Kecamatan Manggala, Kamis (20/2) sekira pukul 15.00 Wita.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, satu dari dua pelaku yang nekat merampok rumah keluarga Bupati Soppeng Kaswadi Rasak.

Baca Juga: Rampok Apotek, Komplotan Maling Bersenpi Langsung Kocar-kacir saat Pemilik Datang 

Berdasarkan laporan polisi bernomor LP/No. 16/II/2020/Restabes Mksr/Sek. Mgl, korban bernama Metri Dwi Jayanti (25) salah satu keponakan Bupati Soppeng.

"Aksi perampokan terjadi di Jalan Toddopuli X Perum Griya Puspita Sari Kecamatan Manggala Kota Makassar, Selasa (18/2) sekitar pukul 23.00 Wita. Saat ini masih didalami sama Polsek Manggala," kata Supriady Jumat (21/2/2020).

Sementara Kanit Reskrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin mengatakan pelaku dalam beraksi bersama satu rekannya yang kini masih buron, yakni pria berinisial DN.

"Mereka menggasak barang berharga milik korban. Betul perempuan Metri merupakan keponakan langsung dari Bupati Soppeng. Barang yang dicuri berupa tas berisi perhiasan serta handphone merek iPhone 11," ungkapnya.

Selain menggondol barang berharga, Indrayadi juga sempat menyekap mulut korban dan juga menganiaya Merti. Lantaran aksi pelaku tepergok oleh korban.

"Jadi waktu dua pelaku ini masuk ke rumah korban. Salah satu pelaku (Indrayadi) bertemu dengan korban, makanya dia di sekap, pada saat itu pelaku juga memukul dan mencakar wajahnya korban. Lalu tangan korban diikat dan mulutnya ditutup menggunakan lakban," ujar Syamsuddin.

Baca Juga: Perampokan dan Penyekapan di Prabumulih Ternyata Rekayasa 

Dari hasil interogasi, Indrayadi telah merencanakan aksi perampokan itu. Pelaku awalnya melintas di depan rumah korban bersama DN menggunakan sepeda motor sekira pukul 11.00 Wita. Niatannya muncul ketika melihat situasi rumah saat itu yang sepi.

"Malamnya mereka datang sekira pukul 23.00 Wita. Keduanya masuk melalui pintu belakang. Pelaku ini dipergoki korban yang keluar dari dalam kamarnya, kemudian berteriak. Indrayadi yang panik langsung membekap mulut korban," terangnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini