nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perampokan Toko Emas di Aceh, Pemilik Ditemukan Bersimbah Darah

INews.id, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 03:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 23 340 2172711 perampokan-toko-emas-di-aceh-pemilik-ditemukan-bersimbah-darah-NsUdTjK5So.jpg Warga Mengerumuni Lokasi Perampokan Toko Emas di Subusalam, Aceh (foto: iNews/Ropi Rahendra)

SUBULUSSALAM – Aksi perampokan terjadi di Toko Emas Permata Bunda di Jalan Nyak Adam Kamil, Desa Subulussalam, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, pada Sabtu (22/2/2020).

Saat beraksi, perampok juga tega membacok pemilik hingga nyaris tewas. Pemilik toko emas, bernama Emi, ditemukan tergeletak bersimbah darah di lantai dengan luka bacok di kepala dan leher.

Baca Juga: Maling Motor di Enrekang Ditangkap Polisi Gegara Kehabisan Bensin di Toraja 

Sementara para pelaku perampokan yang diduga lebih dari satu orang langsung kabur meninggalkan korban. Seluruh perhiasan yang berada di etalase toko milik korban tidak bersisa.

 Ilustrasi (foto: Shutterstock)

Warga langsung melarikan pemilik toko emas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam untuk mendapat perawatan medis. Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga hingga berkumpul di lokasi kejadian.

Salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, Rasidin mengatakan, tidak ada warga yang menduga telah terjadi perampokan di toko emas tersebut. Ini mengingat lokasi toko berada di pinggir jalan dan tepat berada di depan terminal.

“Korbannya tergeletak bersimbah darah, ada beberapa bekas bacokan di badannya. Emasnya sudah habis dirampok. Yang melihat pertama kali katanya ada warga yang mau membeli emas,” kata Rasidin.

Baca Juga: 2 Perampok Bercelurit Satroni Warteg, Bawa Kabur Tempe Goreng 

Polisi yang mendapat laporan dari warga langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono juga tampak hadir di TKP bersama sejumlah petugas kepolisian.

Petugas Polres Subulussalam telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi perampokan dan identitas para pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini