nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trump Berkunjung, India Sembunyikan Daerah Kumuh

Agregasi BBC Indonesia, · Senin 24 Februari 2020 16:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 24 18 2173362 trump-berkunjung-india-sembunyikan-daerah-kumuh-0Hx4BJYjrW.jpg Presiden AS Donald Trump dan PM India Narendra Modi. (Foto/Kantor PM India)

AHMEDABAD - India menyembunyikan beberapa daerah kumuh dan mengusir penduduknya demi menyambut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Menurut sejumlah laporan, langkah ini kebanyakan terjadi di Ahmedabad, ibu kota Gujarat yang merupakan negara asal Perdana Menteri India Narendra Modi.

Trump hanya akan menghabiskan sekitar tiga jam di sana, tetapi beberapa penduduk setempat khawatir akan tersingkirkan secara permanen.

"Setiap kali ada menteri yang mengunjungi daerah itu, mereka menyembunyikannya dengan tirai hijau sementara," kata seorang warga.

"Tapi mereka sedang membangun tembok untuk kali ini - yang akan menetap lama setelah dia pergi."

Foto/Twitter

Pihak berwenang mengatakan tembok yang baru dibangun itu adalah bagian dari "proyek kecantikan" yang sedang berlangsung.

Daerah kumuh yang disembunyikan akan dilewati oleh iring-iringan kepresidenan saat menuju dari bandara ke stadion cricket terbesar di dunia, tempat dimana Presiden Trump akan berpidato di depan massa.

Bagaimana mereka bisa menyembunyikan kita?

Perjalanan Presiden AS Donald Trump ke India adalah perjalanan resmi pertamanya ke demokrasi terbesar di dunia dan inilah yang ia sampaikan kepada wartawan di negara asalnya:

"Iya [saya pergi ke India]. Dia [Perdana Menteri Narendra Modi] mengatakan kita akan disambut jutaan orang. Dia pikir kita akan memiliki lima hingga tujuh juta orang hanya dari bandara ke stadion baru."

Jumlah terakhir diperkirakan sekitar 100.000 tetapi pihak berwenang India di Ahmedabad tidak akan lengah.

Mereka menghabiskan sekitar USD11-12 juta (sekira Rp152 miliar-Rp166 miliar) untuk persiapan, menurut kantor berita Reuters. Biaya terkait keamanan mencapai setengah dari biaya keseluruhan.

Akibatnya, Trump mungkin tidak akan melihat permukiman kumuh dengan adanya tembok yang baru dibangun yang menghalangi pandangan di mana orang miskin tinggal.

Penduduknya bertanya-tanya apakah uang yang digunakan untuk membangun tembok bisa digunakan untuk pembangunan mereka.

"Bagaimana mereka bisa mencoba menyembunyikan kita?" tanya seorang warga.

"Mereka harusnya mengeluarkan uang untuk memberi kita fasilitas dasar daripada membelanjakannya untuk membangun tembok."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini