Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPRD DIY Minta Pembina Pramuka Harus Miliki Kompetensi Kebencanaan

krjogja.com , Jurnalis-Senin, 24 Februari 2020 |15:53 WIB
DPRD DIY Minta Pembina Pramuka Harus Miliki Kompetensi Kebencanaan
Sungai Sempor (Foto: Ist)
A
A
A

SLEMAN - Kegiatan susur sungai SMPN 1 Turi yang sampai menimbulkan korban jiwa mengundang keprihatinan banyak pihak. Evaluasi menyeluruh mutlak dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang termasuk dari segi kegiatan Pramuka.

Sekretaris Komisi A DPRD DIY Retno Sudiyanti meminta, pembina Pramuka harus memiliki kompetensi di bidang kebencanaan. Termasuk kemampuan dan pengetahuan tentang lingkungan.

Menurutnya, Pramuka merupakan kegiatan positif yang mampu membentuk karakter dan kemandirian. Namun, jangan lantas disertai kegiatan yang cenderung berisiko. Bahkan sampai menghilangkan nyawa.

“Apalagi ini susur sungai yang umumnya dilakukan orang dewasa yang terlatih dan ahli. Seperti pecinta alam, penelitian dan yang lain. Artinya, kegiatan seperti itu belum waktunya dilakukan oleh anak-anak maupun remaja,” ujar Retno Sudiyanti saat melayat ke rumah salah satu korban seperti dikutip dari Krjogja Senin (24/2/2020).

Baca Juga: Kronologi Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Terseret Arus saat Susur Sungai Sempor

Untuk itu pihaknya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan koordinasi. Baik itu Pramuka, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan stakeholder lainnya. Kepada Pemda setempat juga harus ada evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan ekstrakulikuler.

“Kita tahu, Pemda Sleman sudah melarang kegiatan serupa selama musim hujan. Kita juga akan menindaklanjutinya dengan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencari solusi yang lebih konstruktif," jelasnya.

"Ini penting, karena masyarakat kita ini tinggal di wilayah yang rawan bencana. Bukan hanya ancaman erupsi Merapi saja. Tapi juga potensi yang lain, termasuk banjir,” urainya.

Sebelumnya, Sebanyak 10 siswa SMPN 1 Turi Sleman meninggal dunia, akibat terseret arus Sungai Sempor di Dukuh Donokerto, Sleman. Mereka terseret sungai saat melakukan kegiatan susur sungai dalam ekstrakulikuler Pramuka.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement