Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketinggian Air di Bendung Katulampa & Sungai Cileungsi-Cikeas Normal

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Selasa, 25 Februari 2020 |11:59 WIB
Ketinggian Air di Bendung Katulampa & Sungai Cileungsi-Cikeas Normal
Bendung Katulampa di Bogor, Jawa Barat (Foto: Okezone.com/Putra Ramadhani Astyawan)
A
A
A

BOGOR - Sejumlah daerah aliran sungai di Bogor, seperti Sungai Ciliwung, Cileungsi, dan Cikeas pada Selasa (25/2/2020) siang terpantau dalam kondisi aman atau status siaga IV. Meski begitu, tinggi muka air (TMA) di sejumlah wilayah Jakarta patut diwaspadai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, ketinggian muka air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat berada pada titik 60 cm atau masih dalam status siaga IV.

"Sekarang tinggi air di Katulampa masih di titik 60 cm sejak pukul 07.00 WIB dan masih bertahan hingga sekarang," kata petugas jaga Bendung Katulampa Muhammad Alwan, Selasa (25/2/2020).

Kemudian, untuk kondisi cuaca di wilayah Bogor khususnya hulu Sungai Ciliwung dan sekitarnya terpantau diselimuti awan mendung dan gerimis. "Kondisi cuacanya gerimis," tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) ketinggian muka air di hulu Sungai Cileungsi hingga pukul 11.20 WIB terpantau berada pada titik 100 cm atau siaga IV.

Kemudian, ketinggian air di hulu Sungai Cikeas masih 175 cm atau berstatus normal dan pertemuan antara Sungai Cileungsi-Cikeas di titik 550 cm atau siaga II.

"Ketinggian air sudah berangsung turun di mana pagi tadi pertemuan Sungai Cileungsi-Cikeas sempat siaga I. Perkiraan air tiba di Bojongkulur dan Jatiasih sekitar 2-4 jam ke depan," kata Ketua KP2C, Puarman.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement