nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Isak Tangis Iringi Kepulangan Jenazah Mahasiswi yang Tenggelam di Air Terjun

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 04:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 25 609 2173588 isak-tangis-iringi-kepulangan-jenazah-mahasiswi-yang-tenggelam-di-air-terjun-7w32CUgYyp.jpg Isak tangis iringi kepulangan jenazah mahasiswi yang tenggelam di Air Terjun Maros (Foto: Okezone/Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Usai dievakuasi dari air terjun Pungbunga, di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, keluarga mahasiswi korban tenggelam di Air Terjun Pungbunga, Kecamatan Tompobulu, Maros pecah di kamar jenazah Rumah Sakit Salewangang.

Saat jenazah Emi mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Makassar itu akan dibawa ke mobil ambulans untuk dibawa ke rumah kerabatnya di Makassar, sejumlah kerabat korban tak kuasa menahan isak tangis.

Baca Juga: Mahasiswi yang Tenggelam di Air Terjun Maros Ditemukan Tewas 

Keluarga korban, Ida, mengatakan, rencana jenazah mahasiswi korban tenggelam tersebut akan dipulangkan ke Timika, Papua oleh keluarganya di Makassar.

"Akan dipulangkan ke Timika. Tapi dibawa ke Makassar dulu di rumah keluarga," kata Ida kepada Okezone.

 Jenazah mahasiswi dipulangkan Foto: Herman

Sebelumnya, tim gabungan dari Basarnas Makassar, BPBD Maros dan Damkar Maros dibantu warga berhasil menemukan jenazah Emi setelah pencarian selama 24 jam.

Emi sebelumnya dikabarkan hilang oleh pihak kepolisian, berdasarkan informasi yang diterima dari warga setempat dan rekan korban yang masih berada di sekitar air terjun.

Setelah korban ditemukan pihak medis dari Puskesmas Tompobulu langsung membawa jenazah korban menuju rumah sakit umum daerah (RSUD) Salewangang untuk dilakukan pembersihan.

"Jenazah akan diibadahkan terlebih dahulu di rumah kerabat di perumahan Pepabri Sudiang Makassar sebelum diterbangkan ke Timika Papua," lanjut Ida.

Isak tangis pihak keluarga mendadak pecah di kamar jenazah Rumah Sakit Salewangang, Maros saat jenazah akan diberangkatkan ke Timika, Papua untuk dimakamkan.

Korban Emi ditemukan tepat di bawah jatuhan Air Terjun Pungbunga setelah pencarian dilakukan selama 24 jam, sejak Minggu pagi 23 Februari hingga senin pagi.

Berdasarkan data yang dihimpun korban bersama 37 orang rekannya saat itu baru saja melakukan bakti sosial (Baksos) di desa terpencil di Maros yang aksesnya melewati Air Terjun Pungbunga.

Saat pulang dari baksos, korban emi bersama tiga orang rekannya menyempatkan diri menikmati panorama Air Terjun Pungbunga sambil berswafoto di batu sekitar air terjun.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini