2 Kakak Kelas yang Paksa 77 Siswa SMP Makan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

INews.id, · Rabu 26 Februari 2020 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 26 340 2174415 2-kakak-kelas-yang-paksa-77-siswa-smp-makan-kotoran-manusia-dikeluarkan-dari-sekolah-w6e48QHBeM.jpg Suasana Pertemuan Antara Orangtua Murid dengan Pihak Sekolah atas Dugaan Bullying di SMP Seminari Bunda Segala Bangsa, Maumere, Sikka (foto: iNews/Joni Nura)

Sementara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) prihatin dengan tindakan hukuman makan kotoran manusia yang dialami 77 siswa Sekolah Seminari Maria Bunda Segala Bangsa di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"KPAI menyampaikan keprihatinan atas pemberian sanksi terhadap 77 siswa untuk memakan feses. Bahkan KPAI mengutuk hal tersebut jika memang benar dilakukan,” kata Komisioner KPAI Retno Listyarti melalui keterangan tertulisnya.

Retno mengatakan, untuk mendalami kasus tersebut, KPAI akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat, mengingat sekolah tersebut adalah sekolah keagamaan.

KPAI juga akan mengajak dinas terkait di Pemda Sikka yakni P2TP2A dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk melakukan pengawasan langsung terhadap sekolah tempat 77 siswa itu belajar.

Baca Juga: Bocah yang Ingin Bunuh Diri Usai Di-Bully Derita Dwarfisme 

“Karena anak-anak korban pastilah mengalami trauma sehingga perlu mendapatkan rehabilitasi psikologis dan juga medis,” ujar Retno.

Dia menegaskan, kasus bullying ini ada pelanggaran terhadap UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Oleh karena itu KPAI mendorong adanya proses hukum dan berharap agar pelaku dan guru di sekolah seminari tersebut diperiksa secara hukum.

“Jika memang terbukti maka KPAI mendorong para orangtua anak korban melaporkan perbuatan tersebut ke pihak kepolisian,” ucap Retno menegaskan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini