Konvoi Sambil Mengacungkan Sajam, 4 Geng Pelajar 'Sari Ayam' Ditangkap Polisi

Agregasi KR Jogja, · Rabu 26 Februari 2020 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 26 512 2174278 konvoi-sambil-mengacungkan-sajam-4-geng-pelajar-sari-ayam-ditangkap-polisi-z8a1L3YI0q.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

TEMANGGUNG - Satuan Reskrim Polres Temanggung mengamankan sejumlah orang dari geng pelajar 'Sari Ayam', karena konvoi sambil mengacung-acungkan senjata tajam (sajam) di jalan Raya Parakan, sekitar Desa Wanutengah, Kecamatan Kedu Temanggung, pada Minggu 23 Februari 2020.

Dalam kasus yang videonya viral itu, polisi baru menangkap empat orang. Kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut tidak menutup kemungkinan ada tambahan tersangka.

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali mengatakan, empat tersangka dijemput di rumahnya masing-masing setelah kepolisian mengantongi identitas mereka. “Aksi mereka direkam warga yang kemudian diunggah di media sosial,” kata Ali didampingi Kasat Reskrim AKP Muhamad Afan.

Kata Ali, pihaknya yang mendapat laporan masyarakat dan melihat aksi mereka di media sosial saat operasi cyber kemudian melakukan pendalaman. Petugas yang mengantongi identitas selanjutnya melakukan penangkapan.

“Kami menangkap Senin, setelah pemeriksaan dinyatakan empat jadi tersangka, mereka pelajar sejumlah SMK swasta di Temanggung,” katanya.

Dia mengatakan, penangkapan untuk mencegah konflik sosial dan tindakan anarkis di masyarakat, seperti tawuran antar pelajar dan dengan masyarakat. Motif mereka sejauh ini hanya ingin membanggakan punya kelompok atau gank pelajar

“Kami masih melakukan penyelidikan dan tersangka untuk sementara dititipkan pada orang tua. Mereka wajib lapor pada kepolisian,” pungkasnya.

Para pelaku bakal dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951, tentang penguasaan, membawa dan mempergunakan senjata tajam dengan ancaman 10 tahun penjara.

Sementara itu, salah satu tersebut, berinisial AB mengatakan, semula dirinya hanya nongkrong bersama teman-teman geng di pinggir jalan dekat RSK Ngestiwaluyo, hingga kemudian ada seorang teman datang dan bercerita telah diancam oleh gang lain.

“Kami lalu mencari geng tersebut dengan membawa senjata tajam. Ini hanya untuk menakut-nakuti saja,” katanya.

Dia mengatakan tidak tahu jika aksi itu direkam warga hingga kemudian di unggah di media sosial dan berbuntut penangkapan oleh kepolisian. Gengnya sendiri belum ada nama, sebenarnya hanya nongkrong saja dan menunjukkan identitas.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini