nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Tentara Turki Tewas Dalam Serangan Udara di Idlib Suriah

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 11:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 27 18 2174846 2-tentara-turki-tewas-dalam-serangan-udara-di-idlib-suriah-ofgeXmpgdX.jpg Kota Idlib, Suriah Barat Laut. (Foto/UNHCR)

ANKARA - Dua tentara Turki tewas dalam serangan pasukan pemerintah Suriah Basyar al Assad di Idlib, Suriah Barat Laut, kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki, Anadolu melaporkan melansir Midle East Monitor.

Turki membalas serangan itu dengan kekuatan penuh dan 114 target rezim dihantam dan dihancurkan, kata kementerian itu dalam serangkaian tweet.

Menurut berbagai sumber di wilayah itu, tiga tank disita dan sistem rudal pertahanan udara serta satu senjata anti-pesawat Zu-23 serta kendaraan lain dihancurkan, Kemenhan Turki.

Suriah telah terperosok dalam perang saudara yang ganas sejak awal 2011, ketika Bashar al-Assad menindak protes pro-demokrasi.

Sejak itu, ratusan ribu orang telah terbunuh dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi, menurut angka PBB.

Baca juga: Ketegangan Turki-Rusia Meningkat Dampak Situasi di Idlib Suriah

Baca juga: PBB Khawatir Situasi Kemanusiaan Merosot Drastis di Idlib Suriah

Idlib, dekat perbatasan selatan Turki, berada dalam zona de-eskalasi yang diatur dalam kesepakatan antara Turki dan Rusia pada akhir 2018.

Namun Assad dan sekutunya, melanggar ketentuan gencatan senjata, meluncurkan serangan yang sering di dalam wilayah itu.

Zona de-eskalasi saat ini menjadi rumah bagi sekitar 4 juta warga sipil, termasuk ratusan ribu pengungsi dalam beberapa tahun terakhir oleh pasukan rezim di seluruh negara yang dilanda perang.

Sekitar 1 juta pengungsi Idlib telah bergerak menuju perbatasan Turki dalam beberapa bulan terakhir, melarikan diri dari serangan Assad dan sekutunya, yang menyebabkan situasi kemanusiaan yang putus asa.

Turki menyerukan penghentian segera serangan terhadap Idlib dan agar gencatan senjata diikuti, memperingatkan bahwa jika serangan tidak berhenti, Turki akan bertindak.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini