nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diantar Sang Ibu, Siswi Korban Bullying di Purworejo Kembali Bersekolah

INews.id, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 12:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 27 512 2174894 diantar-sang-ibu-siswi-korban-bullying-di-purworejo-kembali-bersekolah-SkUvWvicTF.jpg Korban Perundungan atau Bullying di Purworejo Kembali Bersekolah di SMPN 13 Purworejo (foto: iNews/Hartoyo)

PURWOREJO- Siswi korban perundungan (bullying) berinisial CA diantar sang ibu untuk kembali bersekolah. Kini dia kembali bersekolah di SMP Negeri 13 Purworejo.

CA kini tampak bahagia saat diantar sang ibu masuk ke kelas VIII E. Dari pantauan tim iNews, ketika istirahat CA tampak akrab dengan kawan-kawan sekelasnya.

Baca Juga: Siswi Korban Bully di Purworejo Derita Luka Lebam di Pinggang 

Ibu korban SR mengatakan, anaknya memang ingin melanjutkan sekolah. Bahkan, dari rumah CA sudah sangat senang mengetahui bisa bersekolah kembali.

"Emang dia dari rumah itu sudah ingin sekolah. Jadi rasanya anakku sudah dapat sekolah baru dan temannya banyak," kata sang Ibu, Kamis (27/2/2020).

Dia juga melihat anaknya sudah mulai melupakan kejadian yang menimpanya beberapa waktu lalu. Meskipun menurut dia, masih ada rasa takut dari CA.

"Masih ada rasa takut, tadi pas masuk (sekolah) tangannya itu dingin semua. Terus saya bilang di sini anak-anaknya baik semua," ucapnya.

SMPN 13 dipilih keluarga CA karena jaraknya yang paling dekat dengan rumahnya di Kecamatan Butuh. Siswi korban perundungan ini kini masuk sekolah inklusi karena menderita slow learner (keterlambatan berfikir).

Sementara itu, Kepala SMPN 13 Amir Mahmud mengatakan, sekolahnya memang menerima siswa inklusi. Dia juga memastikan, keberadaan CA justru bisa menjadi pelajaran siswa lain agar tidak melakukan bullying.

Baca Juga: Bullying Siswi di Purworejo Berawal dari Pemalakan Rp2 Ribu 

"Di sekolah ini memang sekolah inklusi. Sekolah yang menerima anak berkebutuhan khusus. Atau anak slow learner, itu kami terima," ucapnya.

Sebelumnya, CA bersekolah di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo. Dia menjadi korban bullying tiga orang temannya. Bahkan video aksi bullying tersebut viral di media sosial.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini