nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembunuhan 2 Remaja Putri di Baubau Ternyata Bermotif Asmara

Sindonews, Jurnalis · Jum'at 28 Februari 2020 08:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 28 340 2175368 pembunuhan-2-remaja-putri-di-baubau-ternyata-bermotif-asmara-wmKsdgTIzU.jpg (Foto: Sindonews.com/Andhy Eba)

BAUBAU – Motif pembunuhan terhadap dua remaja putri di Kota Baubau, yang dilakukan LA alias AKA (24) terungkap. Pelaku tak mau bertanggung jawab atas kehamilan WD (16).

“Jadi korban WD mengaku hamil kemudian muncul cekcok antara keduanya, sehingga muncul niat LA untuk menghabisinya,” kata Kasat Reskrim Polres Baubau AKP Aron Maramis, saat menggelar konferensi pers di Ruang Humas Media Center Polres Baubau, Kamis (27/2/2020).

AKP Aron mengatakan, sebelum membunuh, LA mengajak WD bertemu di Pantai Lakeba, Kecamatan Betoambari, Baubau. Korban kemudian menjemput WI (15) untuk menemaninya bertemu LA.

Setelah bertemu di Pantai Lakeba, LA sempat pulang untuk mengambil pisau dapur. Saat kembali ke lokasi pertemuan, LA menusuk keduanya. Korban tewas mengenaskan dengan sejumlah luka sayatan pisau dapur di tubuh.

Menurut pelaku, WI turut dibunuh pelaku untuk menghilangkan saksi mata dan juga barang bukti pada peristiwa itu.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Pelaku ditangkap di kediamannya di Kecamatan Betoambari , Kota Baubau, pada Selasa 25 Februari 2020, sekira pukul 17.00 Wita. Saat ini LA diamankan di ruang tahanan Mapolres Baubau.

Lima barang bukti juga diamankan di antaranya pisau dapur yang digunakan untuk mengeksekusi korban, pakian korban, pakaian pelaku, dan 1 kendaraan roda dua.

Baca juga: Mayat Pria Misterius Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan Solo

LA akan dijerat dengan pasal 80 Ayat (3) jo Pasal 76c UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 dan atau pasal 340 KUHPidana subs Pasal 338 KUHPidana jo pasal 64 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Jasad WI tergeletak di Jalan Simpang Lima, Kelurahan Waborobo, Kecamatan Betoambaroi, Baubau, pada Minggu 23 Februari 2020 malam. Lalu keesokan paginya, warga menemukan tubuh WD di batu karang Pantai Lakeba. Saat ditemukan, hampir sekujur tubuh korban penuh dengan luka tusuk dan sayatan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini