Kisah Bayi Lahir Dalam Kapal Motor saat Penyeberangan dari Batam ke Jambi

Azhari Sultan, Okezone · Jum'at 28 Februari 2020 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 28 340 2175566 kisah-bayi-lahir-dalam-kapal-motor-saat-penyeberangan-dari-batam-ke-jambi-bCHR5OCjIE.jpg Penumpang Bernama Novi Amandasari Melahirkan di Dalam Kapal Motor saat Dalam Perjalanan dari Batam Menuju Jambi (foto: Istimewa)

JAMBI – Pasangan suami istri, Irama dan Novi Amandasari tidak mengira perjalanannya dari Pelabuhan Telaga Punggur, Batam menuju Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi, dengan menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Satria Pratama, membuat heboh penumpang kapal.

Betapa tidak, istri Irama yang sedang hamil besar tersebut melahirkan anaknya di dalam kapal penyeberangan tersebut.

Baca Juga: Curhat Calon Jamaah Umrah, Sempat Nginap di Malaysia tapi Ditolak Masuk Arab Saudi 

Kapolsek Kawasan Pelabuhan, Iptu Agung Heru Wibowo saat dihubungi, mengatakan bayi tersebut lahir saat dalam perjalanan dari Batam menuju Kualatungkal.

"Melahirkannya saat di dalam Kapal KMP Satria Pratama. Dan setelah melahirkan, bayi tersebut langsung diberi nama Fajar Satria Pratama seperti nama kapalnya," ujar Agung, Jumat (28/2/2020).

Dia menambahkan, saat itu kapal tersebut sudah bersandar di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal. "Ibu dan bayi langsung kita evakuasi ke Rumah Sakit Umum KH Daud Arif Kuala Tungkal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak medis,” ungkap Agung.

Sementara Irama mengaku nama untuk anaknya tersebut diberikan oleh Kapten Kapal KMP Satria Pratama. "Yang kasih nama kapten kapalnya."

Dia merasa senang dengan nama yang diberikan oleh kapten kapal tersebut. "Nama itu artinya bagus, Fajar (pagi) Satria (laki-laki/kekuatan) Pratama (anak pertama),” tuturnya.

Menurutnya, sebelum melahirkan rencananya anak tersebut akan dibawa ke kampung halamannya istri, yakni di Palembang.

"Tidak disangka, Allah berkehendak lain, melahirkan di Kapal. Alhamdulillah waktu mau melahirkan prosesnya dibantu oleh Ibu Hj Ndut,” terang Irama

Baca Juga: Hendak Menjaring Ikan, Nelayan Temukan Mayat Mengapung di Sungai 

Terpisah, Ibu Hj Ndut saat dihubungi mengatakan, saat menolong melahirkan itu ada rasa cemas, was-was dan takut.

"Waktu motong tali pusarnya aja pakai pisau karter. Tapi, karena sudah darurat kita hadapi. Namun, Alhamdulillah ibu dan bayinya lahir dengan selamat. Saat ini kondisi ibu dan bayinya kata dokter dalam keadaan sehat," tukasnya. 

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini