JAKARTA - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat terus melakukan penyedotan air yang tergenang di Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat. Akibatnya hingga sore ini ruas jalan tersebut belum bisa dilintasi berbagai jenis kendaraan.
Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Unggul Wibowo menuturkan saat ini ketinggian air yang merendam Underpass Kemayoran setinggi 1,3 meter yang sebelumnya 1,7 meter.
Baca Juga: Ibadah Umrah Disetop Imbas Korona, 48 Jamaah Asal Bekasi Gagal ke Tanah Suci

"Tinggi mata air (TMA) awal kurang lebih 3 meter, kemudian berkurang TMA menjadi 1,7 meter tadi pagi, sekarang TMA sekitar 1,3 meter dengan luas area kurang lebih 15.000 meter persegi," kata Unggul kepada Okezone, Sabtu (29/2/2020).
Unggul menyebutkan, penyedotan air di Underpass Kemayoran terkendala karena mesin penyedot air harus diistirahatkan setiap tiga jam sekali. Hal ini yang menjadi salah satu kendala dalam pengeringan di Underpass Kemayoran.
"Mesin pompa harus diistirahatkan 3 jam sekali," tutur dia.
Baca Juga: Cerita Warga Kampung Pulo Hidup Berdampingan dengan Banjir

Adapun untuk petugas yang diterjunkan ke lokasi sebanyak 12 orang ditambah empat mobil pemadam kebakaran. "Pengerahan 4 unit mobil damkar dan 12 personel," tuturnya.
Hingga saat ini ruas jalan di Underpass Kemayoran belum bisa dilintasi. "Masih proses penyedotan masih berlanjut, kendaraan belum bisa," tutupnya.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.