nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Motor Raib dalam Semalam saat Diparkir di Tempat Kos

Sefnat Besie, Jurnalis · Kamis 05 Maret 2020 09:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 05 340 2178412 2-motor-raib-dalam-semalam-saat-diparkir-di-tempat-kos-wIJ0JFloCY.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

KEFAMENANU - Sebanyak dua unit sepeda motor Honda Beat dilaporkan hilang hanya dalam waktu satu malam saat diparkir di depan tempat kos. Motor yang hilang itu yakni Beat warna hitam DH 4897 CM milik seorang mahasiswi bernama Maria Selvianti Iba Seran (24).

Motor itu hilang di tempat kos Adonara Komplek BTN, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedangkan satu motor lainnya milik Gonsianus Amol (22), yang dilaporkan hilang di depan kos. Motor tersebut memiliki pelat nomor DH 4449 DK.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kehilangan sepeda motor oleh para korban di Mapolres TTU.

Menurut Nelson, berdasarkan laporan korban, kedua korban masing-masing memarkirkan sepeda motor miliknya itu di beranda kos-kosan yang ia tempati.

Korban lalu beranjak tidur. Keesokan harinya, sekitar pukul 06.30 Wita, korban bangun dan keluar kamar kos untuk mencuci sepeda motor miliknya. Saat itu korban terkejut lantaran motornya telah raib.

"Berdasarkan laporan tersebut anggota langsung turun melakukan identifikasi serta meminta keterangan dari para saksi yang mengetahui kejadian tersebut," ungkap Nelson, Rabu 4 Maret 2020.

Dia mengakui bahwa pihaknya sedang mengumpulkan keterangan saksi untuk mendalami kasus ini. Sebelumnya, pada September 2019 lalu, Polres TTU beserta jajaran Satreskrim berhasil mengamankan tiga orang pelaku curanmor berinisial AH, FBK, dan OOL. Ketiga tersangka melakukan aksi curanmor di sejumlah tempat sejak tahun 2018 sampai dengan 2019.

Modus yang dilakukan oleh para pelaku adalah dengan mencuri kendaraan yang diparkirkan di depan rumah atau pinggir jalan kemudian langsung membawa kendaraan tersebut ke wilayah perbatasan untuk kemudian dijual ke penadah.

Aksi tersebut kerap luput dari pantauan aparat keamanan mengingat garis batas darat antara RI-Timor Leste di wilayah TTU sangatlah panjang. Para pelaku langsung menemui penadah di wilayah Oecusse dan melakukan transaksi jual beli.

Diduga kuat ada komunikasi jaringan antara pelaku curanmor di Indonesia dan penadah di Oecusse-RDTL. Berdasarkan pengakuan para pelaku, satu unit motor dijual ke penadah dengan harga Rp500 ribu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini