Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masih Syok, 2 Gadis Korban Pelecehan di Tangsel Belum Lapor Polisi

Hambali , Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2020 |10:38 WIB
Masih Syok, 2 Gadis Korban Pelecehan di Tangsel Belum Lapor Polisi
Lokasi pelecehan seksual di jalanan Kota Tangerang Selatan. (Foto: Hambali/Okezone)
A
A
A

TANGSEL – Dua gadis muda masing-masing berinisial FA (22) dan RU (24) mengaku masih syok atas peristiwa pelecehan seksual yang dialami di jalan kecil penghubung antara Jalan Nipan dan Limun, RT 02 RW 08, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.

Kedua korban mengalami pelecehan di lokasi yang sama, dalam waktu berdekatan, pada Rabu 4 Maret 2020 malam. FA merupakan mahasiswi semester akhir fakultas tarbiah, sedangkan RU adalah pegawai swasta yang bekerja di Jakarta.

Baca juga: Ciri-Ciri Pelaku Pelecehan Seksual di Tangsel, Hidung Mancung Berjaket Ojol 

"Saya memang belum lapor ke polisi, karena agak berat ya, masih agak takut kalau ingat kejadian itu. Rencana nanti mau minta pendampingan dulu, sudah komunikasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak). Senin besok baru mau ketemu, karena saya masih di rumah orangtua di Bogor," ungkapnya ketika dikonfirmasi Okezone, Sabtu (7/3/2020).

Serupa dengan FA, RU bahkan sempat terisak menangis saat bercerita pelecehan malam itu. Dia mengaku masih trauma untuk bicara panjang soal peristiwa tersebut. Meski sudah menemui ketua RW setempat, dia belum ada niatan untuk segera lapor ke polisi.

"Saya belum tahu kapan mau lapor polisi. Saya takut kenapa-kenapa, apalagi saya di sini kan tinggal mengekos. Saya memang sangat berharap pelakunya cepat ditangkap. Tapi kalau untuk melaporkan, saya harus yakin dulu bahwa sayanya aman juga," ungkap dia secara terpisah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement