Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulut dr. Grace Punuh mengaku turut prihatin dengan kejadian tersebut sambil mencari tahu seperti apa, kenapa dia sampai jadi seperti itu kenapa sampai divideokan
"Nah, ini justru menjadi tanda awas bagi kita agar supaya guru-guru maupun kepala sekolah maupun pengawas peduli kenapa terjadi seperti itu. Apakah ada peluang di jam pelajaran, atau hal lain dan kenapa murid dijadikan seperti itu, itu juga kita akan telusuri," jelas Punuh.
Menurutnya setiap sekolah ada tata tertib siswa yang harus diikuti oleh siswa sehingga kalau ada hal lain yang mungkin bergurau atau hal lain tapi terjadi seperti ini kita harus prihatin.
"Kita harapkan nanti ada cabang dinas pendidikan akan membuat laporan resmi memang kita lihat sudah bergerak dinas pemberdeyaan perempuan dan perlindungan anak tapi untuk kita, akan panggil kepala sekolah maupun guru terlibat kenapa jadi seperti itu kronologisnya seperti apa," pungkas Punuh.
(Edi Hidayat)