Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dibayangi Pandemi Korona, Selandia Baru Tetap Gelar Peringatan Serangan Christchurch

Medikantyo , Jurnalis-Jum'at, 13 Maret 2020 |14:20 WIB
Dibayangi Pandemi Korona, Selandia Baru Tetap Gelar Peringatan Serangan Christchurch
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern (Foto: Okezone.com/pool)
A
A
A

"Tantangan bagi kita sebagai warga Selandia Baru adalah menghindari perilaku diskriminasi, pelecehan, rasisme, maupun perisakan dalam setiap kesempatan lalu menyampaikannya secara luas sebagai sebuah negara," kata PM Ardern dalam sambutannya seperti dilansir dari Reuters.

Acara peringatan serangan bersenjata yang menewaskan 51 orang tersebut masih mungkin dibatalkan mengingat kewaspadaan terhadap penularan virus korona (Covid-19).

Ardern menyebut dalam pidatonya masih akan menanti perkembangan situasi wabah tersebut, sebelum mengambil keputusan akhir jelang acara.

Petugas keamanan sudah disiapkan untuk mengamankan acara tersebut, terlebih adanya laporan teror terbaru melalui media sosial terhadap komunitas muslim belakangan ini.

Hal tersebut diperkirakan dilakukan simpatisan sayap kanan ekstrim, termasuk simpatisan pelaku penyerangan Brandon Tarrant.

(Amril Amarullah (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement