JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting di dunia pernah terjadi pada 20 Maret dari tahun ke tahun. Beberapa peristiwa penting dan mendunia itu di antaranya VOC didirikan hingga lahirnya pujangga Indonesia, Sapardi Djoko Damono.
Berikut ulasan singkat terkait peristiwa yang pernah terjadi pada 20 Maret berdasarkan rangkuman Okezone dikutip dari laman Wikipedia:
1. Lahirnya VOC
Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) atau Perusahaan Hindia Timur Belanda didirikan pada 20 Maret 1602. VOC sendiri merupakan persekutuan dagang asal Belanda yang menginginkan monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia.
Kala itu, VOC kerap disebut negara dalam negara. Sebab, persekutuan badan dagang ini memiliki hak-hak istimewa seperti adanya tentara, dapat bernegosiasi dengan negara lain hingga berujung pada peperangan.
Di Indonesia, VOC terkenal dengan nama Kompeni atau tentara Belanda. Karena, saat itu VOC kerap melakukan penindasan dan pemerasan terhadap rakyat Indonesia. Nasib VOC tak berujung lama karena bangkrut dan seluruh posesinya di Indonesia kemudian dinasionalisasi.
2. Pasukan Indonesia Menyerang Darul Islam
Pasukan Indonesia menyerang Negara Islam Indonesia (NII) atau yang dikenal Darul Islam (DI) pada 20 Maret 1951. DI sendiri memiliki arti rumah Islam adalah kelompok Islam di Indonesia yang bertujuan pembentukan NII.
Organisasi ini dimulai pada 7 Agustus 1949 oleh sekelompok milisi muslim, dikoordinasikan oleh seorang politikus muslim bernama Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo di Desa Cisamoang, Kecamatan Ciawiligar, Kawedanan Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kelompok ini mengakui syariat Islam sebagai sumber hukum yang valid. Gerakan ini telah menghasilkan pecahan maupun cabang yang terbentang dari Jamaah Islamiyah ke kelompok agama non-kekerasan.
3. Tunisia Merdeka dari Prancis
Pendudukan Prancis di Tunisia dimulai pada musim semi 1881 dan berakhir dengan kemerdekaan Tunisia pada 1956. Kala itu Jules Aime Breart memasuki Tunisia antara 3 Mei dan 6 Mei 1881. Sesuai perjanjian Bardo, ia menetapkan sebuah protektorat di Tunisia atas izin Pemerintah Prancis.
Tanggal 11 Mei, Jenderal Breart, Konsul Jenderal Theodore Roustam, dan Jenderal Pierre Leon Mauraud beserta pasukan bersenjata menghadap Bey Tunis, menetap di Ksar Said, sesuai Perjanjian Bardo. Secara mendadak, Sadik Bey meminta beberapa jam refleksi dan langsung mengumpulkan kabinetnya.
Beberapa anggota memaksa Bey kabur ke Kairouan untuk melakukan pemberontakan. Tetapi, ia akhirnya memutuskan menerima protektorat. Perjanjian Bardo ditandatangani kedua pihak di bawah ancaman tentara Prancis.
4. Mantan Presiden Argentina, Isabel Peron Dibui 8 Tahun
Maria Estela Martinez Cartas de Peron atau yang lebih dikenal sebagai Isabel Martinez de Peron atau Isabel Peron adalah mantan presiden Argentina. Dia juga istri ketiga dari mantan presiden Juan Peron.
Selama masa jabatan ketiga suaminya sebagai presiden, Isabel menjabat sebagai wakil presiden dan setelah sang suami wafat saat menjabat, Isabel menjabat sebagai presiden pada 1 Juli 1947 sampai 24 Maret 1976. Dia adalah perempuan kepala negara pertama dan kepala pemerintahan di belahan bumi barat.