Mantan Presiden Ekuador Divonis 8 Tahun Penjara Atas Tuduhan Korupsi

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 08 April 2020 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 08 18 2196197 mantan-presiden-ekuador-divonis-8-tahun-penjara-atas-tuduhan-korupsi-Mo5rzIQ3l4.jpg Mantan Presiden Ekuador, Rafael Correa. (Foto: Reuters)

QUITO - Pengadilan tinggi di Ekuador menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara bagi mantan Presiden Rafael Correa, yang diadili secara in absentia atas tuduhan korupsi.

Correa berkuasa selama 10 tahun hingga 2017, ketika ia pergi ke pengasingannya di Belgia. Dia membantah tuduhan terhadap dirinya dan menyatakan tidak bersalah.

Pengadilan memutuskan Correa dan 19 terdakwa lain bersalah menerima uang suap senilai USD7,5 juta dari perusahaan swasta sebagai imbalan atas kontrak negara. Mereka yang dihukum juga dilarang dari peran politik apa pun selama 25 tahun.

Di antara mereka adalah mantan wakil presiden Jorge Glas, yang sudah menjalani hukuman enam tahun penjara karena menerima suap dari raksasa konstruksi Brasil, Odebrecht.

Correa mencela keputusan pengadilan nasional itu melalui cuitan di Twitter , mengatakan bahwa dakwaan itu adalah sebuah “manipulasi keadilan”. Dia masih bisa mengajukan banding atas putusan tersebut.

"Yah, inilah yang mereka cari: memanipulasi keadilan untuk mendapatkan apa yang tidak pernah mereka dapatkan melalui kotak suara.

"Saya baik-baik saja. Saya prihatin dengan rekan-rekan saya. Yang pasti kami akan menang di tingkat internasional, karena semua ini konyol, tetapi butuh bertahun-tahun," katanya sebagaimana dilansir BBC, Rabu (8/4/2020).

Pemerintahan Correa dicirikan oleh pengeluaran kesejahteraan sosial dan proyek-proyek infrastruktur berskala besar, serta kegagalan membayar pinjaman luar negeri dan ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini