Iman mengungkapkan, motif kelompok remaja melakukan tawuran ini semata-mata ingin menunjukkan jati diri kelompok mereka. Sarananya adalah melalui media sosial, di mana setiap tawuran disiarkan langsung oleh masing-masing kelompok.
"Motifnya adalah untuk aktualisasi diri dengan mem-publish aksinya di media sosial, kemudian mencari lawan melalui medsos juga," ucapnya.
Polisi menyita berbagai barang bukti yang digunakan saat para pelaku beraksi. Di antaranya sabit, celurit, serta kain sarung yang dililitkan di dalamnya batu dan kawat.
Baca Juga : Tawuran saat Sahur, Seorang Remaja di Bogor Tewas
(Erha Aprili Ramadhoni)