Pulang Dari Malaysia, 13 Pekerja Migran Ilegal Ditelantarkan di Hutan Bakau

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Jum'at 01 Mei 2020 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 01 608 2207936 pulang-dari-malaysia-13-pekerja-migran-ilegal-ditelantarkan-di-hutan-bakau-lMdDIqidtl.jpeg 13 pekerja migram ilegal ditelantarkan di hutan bakau (Foto : Polres Tanjung Balai)

TANJUNGBALAI - Sebanyak 13 orang pekarja migran asal Indonesia diamankan Polisi dari kawasan hutan bakau di Desa Sei Sembilang, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan, Sumatera Utara, Jumat (1/5/2020).

Mereka diamankan setelah ditelantarkan oleh tekong kapal yang membawa mereka dari Malaysia.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira, mengatakan, ke 13 orang pekerja migran tersebut terdiri dari 11 orang warga Kabupaten Asahan dan 2 oran warga Kota Tanjungbalai.

"Yang pertama menemukan nelayan. Kemudian dilaporkan ke kita dan kita amankan. Mereka kita temukan dalam kondisi kelaparan dan dehidrasi," kata Putu.

Setelah diamankan, para pekerja migran itu dibawa ke posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tanjungbalai di Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai. "Mereka di sana menjalani proses pemeriksaan apakah terpapar Covid-19 atau tidak,"tukasnya.

Baca Juga : Anies Baswedan: Jakarta Belum Merdeka dari Covid-19

Penemuan pekerja migran Indonesia yang ditelantarkan setelah kembali dari Malaysia, bukan pertama kali. Sebelumnya pada Selasa, 28 April 2020 lalu, sebanyak 72 orang pekerja migran juga ditelantarkan di Pantai Muara Sungai Ludam, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Mereka juga telah menjalani proses pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kesehatan untuk warga yang baru pulang dari luar negeri. Dari hasil pemeriksaan, ke 72 pekerja migran itu tidak terjangkit Covid-19. Mereka kini menunggu jemputan dari Pemerintah Daerah mereka masing-masing.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini