"Ya memang hanya saja ada beberapa yang ternyata dia punya keluarga, dijemput keluarganya disuruh pulang, punya saudara jemput pulang," jelasnya.
Baca Juga : Bocah Berusia 2 Tahun Sembuh dari Corona
Arifin memastikan bahwa ratusan orang yang diamankan tersebut bukan pekerja yang dipecat atau di-PHK oleh perusahaannya hingga tak mampu membayar kostan. Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, mereka yang dijaring memang para gelandangan yang tidak punya pekerjaan.
"Nah jadi saya ingin luruskan, tidak pernah kita dapatkan yang berkaitan dengan di-PHK, tetapi memang mereka itu adalah orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap sehingga dia menggelandang, menjadi pemulung, ada juga pengemis, termasuk juga tadi ada manusia gerobak," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)