JAKARTA - Penunjukan Irjen Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) masih menyisakan polemik. Namun, anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil justru heran jika penunjukan Boy Rafli dipermasalahkan.
Menurut dia, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis pasti telah menyampaikan pergantian Kepala BNPT tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sehingga, ia menilai tak ada maladministrasi dalam penunjukan untuk jabatan itu.
"Mana mungkin Kapolri berani melampaui kewenangannya atau memojokkan Presiden soal pengangkatan Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT. Kalau Kapolri berani melangkahi Presiden itu namanya bunuh diri," ujar Nasir saat dihubungi Okezone, Senin (4/5/2020).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, Kapolri Idham Azis telah berbicara dengan Presiden Jokowi sebelum menunjuk mantan Kapolda Papua tersebut sebagai Kepala BNPT.
Legislator asal Aceh ini juga menduga bahwa orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu juga telah menyerahkan nama cadangan bila Kepala Negara tidak merestui Boy Rafi Amar menjabat Kepala BNPT.
Baca juga: 271 Perwira Polri Dimutasi, Boy Rafli Kepala BNPT, Argo Yuwono Kadiv Humas
Mungkin saja kata dia, Istana telah memberi lampu hijau sehingga akhirnya terbit telegram atas nama Boy Rafli Amar menggantikan Komjen Pol Suhardi Alius.

"Pihak yang menuduh Kapolri melampaui kewenangannya dan ingin memojokkan Presiden dengan pengangkatan Boy Rafli sebagai Kepala BNPT, tampaknya kurang memahami bagaimana hubungan kerja dan komunikasi Kapolri dan Presiden", ujar Nasir.
Ia menambahkan bahwa Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius akan genap empat tahun sebagai Kepala BNPT pada Juli mendatang. Nasir menilai, Kapolri ingin adanya penyegaran di tubuh BNPT, kendati dirinya tak menampik banyak keberhasilan Suhardi Alius saat memimpin BNPT, terutama lahirnya UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme.
"Pak Suhardi boleh dibilang sukses. karena itu Pak Boy Rafli diharapkan bisa mempertahankan dan meningkatkan cerita sukses yang telah dilakukan Pak Suhardi ", tukasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.