Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saatnya Hentikan Operasional KRL Commuter Jabodetabek

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2020 |21:53 WIB
Saatnya Hentikan Operasional KRL Commuter Jabodetabek
Masih terjadi penumpukan penumpang KRL di masa PSBB Jabodetabek (foto: Okezone)
A
A
A

Sejauh ini, tambah Bima, ada 40 persen penumpang KRL didominasi oleh pekerja dalam sektor dikecualikan seperti perbankan hingga minimarket.

"Kalau saya cek penumpang sudah berkurang. Dari keadaan biasa sampai PSBB itu berkurang 60 persen. Tapi 40 persen ini orang-orang yang bekerja di sektor dikecualikan pegawai bank, cleaning service, apotek, minimarket dan logistik gitu," tandasnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR, Syarif Abdullah Alkadrie berharap pemerintah segera mengambil kebijakan penghentian sementara operasional KRL selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek.

"Seharusnya pemerintah juga tanggap supaya ini dihentikan (operasional) KRL," ujar Syarif saat dihubungi Okezone di Jakarta, Senin (4/5/2020).

Syarif mengakui, penutupan sementara KRL sudah menjadi pembahasan sejak beberapa bulan lalu usai pemerintah mengambil sikap penerapan PSBB.

Karena, lanjut dia, jika KRL tetap beroperasi dan di dalam gerbong tetap ada keramaian, maka jelas tidak sejalan dengan aturan physical distancing yang sudah diterapkan pemerintah dalam rangka memutus penyebaran Covid-19.

KRL penumpang

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement