Amnesty International Kecam Penguasa Tepi Barat dan Gaza Atas Penahanan Lawan Politik

Agregasi VOA, · Jum'at 08 Mei 2020 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 18 2211129 amnesty-international-kecam-penguasa-tepi-barat-dan-gaza-atas-penahanan-lawan-politik-crvQzDSleI.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

GAZA - Amnesty International pada Kamis (7/5/2020) menyatakan kecaman pada penguasa Palestin di Tepi Barat dan Jalur Gaza atas penahanan pengkritik dan lawan politik yang menyuarakan pendapatnya.

Badan pembela hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di London itu mengatakan, lima orang telah ditangkap pada Maret dan April. Mereka yang ditahan termasuk aktivis perdamaian, karena mengadakan konferensi video dengan orang Israel dan seorang penulis yang mengecam penguasa di Gaza atas insiden kebakaran pasar yang mematikan.

Amnesty International menyebut penahanan itu sebuah “pola penangkapan yang semena-mena” terhadap warga Palestina yang hendak mengungkapkan pendapat mereka.

“Penguasa baik di Tepi Barat maupun Jalur Gaza telah melanggar hak kebebasan untuk mengungkapkan pendapat dengan menahan orang-orang secara semena-mena karena berbagi pandangan mereka secara damai lewat media sosial. Hal ini harus dihentikan,” kata Saleh Higazi, deputi direktur Amnesty International untuk Timur Tengah sebagaimana dilansir VOA, Jumat (8/5/2020).

Amnesty mengecam Penguasa Palestina di Tepi Barat dan kelompok militan Islamis Hamas yang menguasai Gaza, serta menyerukan agar mereka yang ditangkap itu segera dibebaskan.

Penangkapan berlangsung saat keadaan darurat diberlakukan di kawasan Palestina akibat wabah virus corona. Amnesty menambahkan penahanan diri mereka selama pandemi menyebabkan orang-orang ini berada dalam situasi yang “semakin berisiko.”

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini