nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Sita Uang Palsu Rp2,9 Miliar dari Mobil yang Melintasi Pos PSBB

Asep Juhariyono, iNews · Rabu 13 Mei 2020 13:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 13 525 2213399 polisi-sita-uang-palsu-rp2-9-miliar-dari-mobil-yang-hendak-melintasi-pos-psbb-k9Kcgjigk2.jpg Polres Tasikmalaya saat rilis pengungkapan pemalsuan uang senilai Rp2,9 miliar di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (13/5/2020). (Foto : iNews/Asep Juhariyono

TASIKMALAYA – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya menangkap empat tersangka pemalsuan uang di Pos Penjagaan PSBB Cikunir, Kecamatan Singaparna, Senin (11/5/2020). Dalam kasus ini, polisi menyita uang palsu sebanyak 29.600 lembar pecahan Rp100 ribu atau total sekira Rp2,9 miliar.

Kasus ini terungkap saat dua dari empat tersangka terkena razia oleh petugas saat Operasi Ketupat Lodaya tahun 2020 di pintu masuk perbatasan Pospam PSBB Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (11/5). Petugas menangkap dua tersangka.

Polisi menemukan 29.600 lembar uang palsu dari kedua tersangka. Lembaran uang palsu itu dibawa tersangka menggunakan mobil Toyota Kijang warna silver bernomor polisi F 1763 AQ. (Baca Juga: Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Pemerintah Dinilai Abaikan Putusan MA)

“Saat kita geledah ditemukan uang palsu 29.600 pecahan Rp100 ribu yang akan dibawa masuk ke wilayah Tasikmalaya," ujar Kapolres Tasikmalaya, AKHP Hendria Lesmana, kepada wartawan saat rilis kasus tersebut, Rabu (13/5/2020).

Polres Tasikmalaya rilis pengungkapan kasus pemalsuan uang senilai Rp2,9 miliar di Mapolres Tasikmalaya (Foto : iNews/Asep Juhariyono)

Hendria menambahkan, pihaknya langsung mengembangkan temuan uang palsu senilai Rp2,9 miliar itu. Berdasarkan hasil pengembangan, jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya kemudian menangkap dua tersangka lainnya yang berasal dari luar daerah. Kedua menyimpan uang palsu.

Polisi masih mendalami apakah para tersangka mencetak uang palsu sendiri atau bagian dari sindikat uang palsu.

"Terkait keberadaan uang palsu ini apakah diproduksi sendiri atau terkait dengan kelompok atau sindikat uang palsu, hingga saat ini masih didalami," tutur Hendria.

Tersangka pemalsuan uang senilai Rp2,9 miliar saat pengungkapan kasus di Mapolres Tasikmalaya (Foto : iNews/Asep Juhariyono)

"Keempat tersangka adalah MD, NF, MS dan JU asal Jakarta, Cianjur dan Tangerang. Jeempat tersangka bersama barang bukti saat ini sudah ditangkap dan mendekam di sel tahanan Mako Polres Tasikmalaya,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan keempat tersangka semua jumlah uang palsu belum pernah diedarkan. Jumlahnya masih sama saat dibawa dari daerah Jakarta.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 36 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar. (erh)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini