Pulang dari Malaysia, Ratusan Pekerja Migran Ilegal Diamankan TNI AL

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 14 Mei 2020 18:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 340 2214178 pulang-dari-malaysia-ratusan-pekerja-migran-ilegal-diamankan-tni-al-cde4WVtAle.jpeg Foto Istimewa

MEDAN - Personel TNI-AL dari Lanal Tanjung Balai Asahan kembali mengamankan ratusan pekerja migran ilegal yang baru kembali dari Malaysia.

Kali ini, sebanyak 124 orang pekerja migran itu ditangkap di Pantai Bersaudara, Desa Simandulang, Kecamatan Kuala Ledong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara. Mereka diamankan pada Rabu 13 Mei 2020.

Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Dafris Datuk Syahrudin mengatakan, ratusan pekerja migran ilegal ini ditemukan oleh Tim (Fleet One Quick Response) F1QR Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan Lantamal I yang saat itu berpatroli dengan kapal Patkamla TBA I-I-61 dan Patkamla Pulau Jemur.

"Tim F1QR mendapatkan informasi dari nelayan bahwa mereka melihat ada sekelompok orang di Pantai Bersaudara, Desa Simandulang yang berusaha menuju daratan. Lantas Tim memutuskan untuk melakukan pengejaran. Disana didapati sekelompok orang yang diduga baru mendarat setelah melakukan perjalanan dari Malaysia melalui jalur tidak resmi/ilegal. Sedangkan Kapal yang mengamgkutnya tidak terlihat, diduga sudah melarikan diri sebelumnya," sebutnya.

 tki

Setelah melakukan pemeriksaan awal di tempat, diputuskan membawa semua TKI Ilegal itu ke Tanjung Balai Asahan melalui jalur laut dengan dibantu oleh Nelayan. Mereka tiba di Lanal Tanjung Balai Asahan pada Kamis dinihari, 14 Mei 2020 dan langsung ditangani dengan protokol kesehatan penanganan virus korona (Covid-19) oleh Tim Kesehatan Lanal Tanjungbalai Asahan.

"Mereka menjalani pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan serta pemeriksaan barang bawaan," tuturnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Laksma TNI Abdul Rasyid, menyebutkan bahwa dalam mengamankan pekerja migran Ilegal yang akhir-akhir ini marak terjadi di Tanjung Balai, mereka akan tetap Kita berlakukan prosedur penanganan dengan menerapkan protap yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan serta upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19.

"Lanal Tanjung Balai Asahan pada masa Pandemi Covid-19 atau tepatnya mulai pada akhir Februari lalu, sedikitnya telah mengamankan lebih dari 700-an TKI Ilegal, tepatnya 713 Orang dari 15 kasus pengamanan TKI Ilegal, termasuk kemarin yang diamankan oleh KRI Siwar-646 dan ditangani lanjutan oleh Lanal TBA. Kehadiran Patroli yang dilakukan oleh TNI AL Khususnya Jajaran Koarmada I, Lantamal dan Lanal diharapkan bisa mengamankan para TKI Ilegal untuk tidak masuk langsung tanpa melewati prosedur tetap apalagi selama masa Pandemi Covid-19 ini" kata Rasyid.

Dari pendataan yang dilakukan Lanal TBA, diketahui 124 Orang TKI Ilegal yang diamankan di Lanal Tanjung Balai Asahan berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, Aceh, Riau, Jambi dan Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya mereka diserahkan ke Satgas Covid Kota Tanjung Balai untuk dilakukan proses lanjutan dan Karantina.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini