Banjir Bandang di Aceh Tengah, Kapolda: Ini Pelajaran untuk Menjaga Alam

Windy Phagta, Okezone · Jum'at 15 Mei 2020 05:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 340 2214343 banjir-bandang-di-aceh-tengah-kapolda-ini-pelajaran-untuk-menjaga-alam-iRwPvN1HeW.jpg Banjir bandang di Aceh Tengah. (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada turut meninjau lokasi banjir bandang di Kampung Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, pada Kamis 14 Mei. Ia juga meminta pasukan Polri-TNI turut membantu masyarakat dalam membersihkan material banjir.

Di lokasi, Wahyu disambut Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan Kapolres Aceh Tengah AKBP Nono Suryanto, serta sejumlah pejabat setempat.

Rombongan juga meninjau rumah warga dan lokasi pengungsian warga di SD Negeri Kebayakan. Kapolda ikut menyerahkan bantuan sembako kepada warga di sana.

Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan semua pihak bahwa musibah tersebut adalah pelajaran. "Jaga alam, maka alam akan menjaga kita," katanya.

Dia mengatakan sudah saatnya membangun kembali untuk memperbaiki alam yang mungkin sudah rusak.

"Ini saatnya kita untuk memperbaikinya, belum terlambat. Kita berbuat baik kepada alam, insya Allah alam akan baik kepada kita," tegasnya.

Banjir bandang di Aceh Tengah. (Foto: Istimewa)

Sampai saat ini lokasi banjir bandang telah dibersihkan oleh masyarakat setempat bersama TNI-Polri, Tagana, PMI, dan relawan lainnya.

Kondisi jalan di lokasi banjir bandang sudah bisa dilalui oleh kendaraan umum dengan sistem pengaturan lalu lintas satu jalur untuk mencegah terjadinya kemacetan.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) juga menyerahkan bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di dua desa di Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah.

Bantuan yang diserahkan langsung tersebut berupa genset 7.800 watt 2 unit; tenda gulung 30 lembar; selimut BNPB 50 lembar; matras BNPB 30 lembar; perlengkapan makan 30 boks; family kits BNPB 20 boks.

Berdasarkan pendataan, di lokasi pengungsian SDN 3 Kebayakan terdapat 10 KK atau 33 jiwa. Sementara 15 KK atau 56 jiwa mengungsi ke rumah keluarga dan kerabat.

Diharapkan bantuan awal yang diberikan ini dapat meringankan beban korban terdampak banjir bandang.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini