3 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Ditangkap

Rus Akbar, Okezone · Selasa 19 Mei 2020 23:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 340 2216725 3-pelaku-tambang-emas-ilegal-di-solok-selatan-ditangkap-fEqcgC9Npt.jpg Ilustrasi. (Foto : Shutterstock)

PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap kasus penambangan emas tanpa izin (illegal mining) di wilayah Kabupaten Solok Selatan.

“Tiga pelaku ditangkap yaitu yakni WP (27) sebagai pengawas lapangan, YH (20) sebagai operator alat berat, dan I (37) selaku pendulang,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Satake Bayu Setianto, dalam keterangan yang diterima Okezone, Selasa (19/5/2020)

Ia menjelaskan, mereka ditangkap di aliran Sungai Pamong Gadang, Jorong Jujutan Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa 19 Mei 2020.

Barang bukti yang disita petugas di antaranya satu alat berat, satu mesin dompeng, satu asbox, satu lembar rumput sintetis, satu bungkus emas urai seberat 12,56 gram, satu derijen berisi solar, 2 handphone, dan satu alat timbang digital.

“Modus operandinya kegiatan pertambangan tanpa izin usaha pertambangan dan pengolahan batuan dengan menggunakan mesin stone crusher,” ucapnya.

Sementara itu, Kasubdit IV Kompol Bendot menambahkan, pengungkapan praktik tambang emas ilegal ini setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Awalnya dari informasi masyarakat, kemudian kami lakukan penyelidikan. Ternyata ditemukan adanya aktivitas penambangan emas di sana,” ucapnya.

Ia mengatakan, kurun waktu 2 bulan (Maret s/d Mei 2020), Ditreskrimsus Polda Sumbar sudah 3 kali melakukan penindakan terhadap penambang emas illegal diwilayah hukum Polda Sumbar.

“Pertama di Sijunjung, kedua di Tanah Datar dan terakhir di Solok Selatan,” katanya.

Tersangka dijerat Pasal 158 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini