Pandemi Covid-19, Pemkot Malang Imbau Warga Tidak Salat Id di Masjid

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 20 Mei 2020 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 519 2217051 pandemi-covid-19-pemkot-malang-imbau-warga-tidak-salat-id-di-masjid-XQPZU4um4a.jpg Wali Kota Malang, Setiaji (foto: Avirista/Okezone)

KOTA MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akhirnya melarang pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H di masjid, dan meminta masyarakat Kota Malang melakukan salat di rumah masing-masing di tengah pandemi corona.

Hal ini sesuai pertemuan antara Walikota Malang Sutiaji bersama jajaran Pemkot Malang dengan para tokoh agama islam di ruang sidang Balaikota Malang, Rabu (20/5/2020).

"Kami tidak melarang masyarakat untuk beribadah, namun kami mengimbau agar masyarakat dapat beribadah di rumah masing-masing selama masa pandemi ini" ujar Sutiaji.

 Baca juga: Ratusan Kendaraan Terpaksa Putar Balik di Cek Poin PSBB Malang

Sutiaji juga menyampaikan kebijakan dari pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Timur yang menekankan meniadakan pelaksanaan salat id di masjid, terutama pada wilayah-wilayah zona merah.

Namun Pemkot Malang tetap memberikan dua pilihan kepada para takmir masjid dan perwakilan tokoh agama masing-masing organisasi keagamaan yang ada di Kota Malang, terkait pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H. Pertama, mengikuti arahan pemerintah untuk melaksanakan salat Id di rumah saja. Kedua melakukan salat Idul Fitri dengan memberlakukan protokol kesehatan Covid-19.

 Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Jatim Bertambah Jadi 2.372 Orang, Berikut Sebarannya

Disamping itu, sejumlah aspirasi dari tokoh agama meminta Walikota Malang tegas mengeluarkan surat edaran larangan terkait pelaksanaan salat Idul Fitri. Namun, Sutiaji tampaknya enggan lantaran regulasinya telah diatur dalam Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 17 tahun 2020 mengenai PSBB Kota Malang.

"Kami sudah ada Perwal 17/2020 tentang PSBB Kota Malang, berkaitan dengan kegiatan dan atau aktifitas ibadah dengan jamaah diperbolehkan memperhatikan protokol covid secara ketat, dan penyelenggara bertanggung jawab sepenuhnya dalam pelaksanaannya," ujar Walikota Sutiaji.

Meski demikian, Walikota Sutiaji lebih menekankan bahwa salat id tersebut sangat diimbau tidak digelar serta meminta agar masyarakat tidak melakukan takbir bersama, dan meniadakan acara halal bi halal yang berpotensi untuk mengumpulkan banyak massa, dalam rangka mengurangi penyebaran Covid-19.

Sebagai tidak lanjut dari pertemuan tersebut akan dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama atas keputusan untuk tidak melaksanakan Salat Idul Fitri di wilayah Pemerintah Kota Malang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini