nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

H-2 Lebaran, Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan di Cirebon

Fathnur Rohman, Okezone · Jum'at 22 Mei 2020 13:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 525 2218015 h-2-lebaran-belasan-ribu-botol-miras-dimusnahkan-di-cirebon-wFgjp5poxB.jpg Pemusnahan miras di Mapolres Cirebon. Fotp: Fathnur Rohman/Okezone

CIREBON – H-2 Lebaran 2020 atau jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, petugas Polresta Cirebon memusnahkan belasan ribu botol minuman keras (miras) pada Jumat (22/5/2020). Ribuan botol minuman terlarang tersebut terdiri dari berbagai merek.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi menjelaskan, pemusnahan ribuan botol miras itu dilakukan dengan cara dilindas menggunakan alat berat. Miras-miras ini didapat setelah pihaknya melakukan razia sejak bulan Januari hingga Mei 2020.

Syahduddi menyampaikan yang dimusnahkan sebanyak 10.019 botol miras pabrikan berbagai jenis dan merek. Selain itu ada juga 1.450 liter miras jenis ciu, serta 1.250 liter miras jenis tuak.

"Hari ini kita melakukan pemusnahan minuman keras dari hasil razia. Terdiri dari berbagai merek dan jenis," kata Syahduddi kepada wartawan.

Baca Juga: Warga Maros Nekat Pesta Miras saat Ramadhan dan Pandemi Covid-19

Selama ini miras menjadi salah satu sumber penyebab tindakan kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Cirebon. Sebab, walaupun polisi selalu melakukan operasi dan penyitaan, namun peredaraanya belum terbendung.

Atas dasar hal tersebut, kata Syahduddi, petugas Polresta Cirebon tidak henti-hentinya melakukan razia dengan mendatangi warung-warung yang menjadi tempat penjualan miras. Tujuannya agar menciptakan kondusifitas wilayah dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Baca Juga: Pandemi Corona saat Bulan Puasa, Peredaran Miras Meningkat di Purwakarta 

"Kami sita untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan akibat menenggak miras. Terlebih pada momentum hari raya Idul Fitri ini, sehingga diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman dan aman," ujarnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini