nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Karanganyar Batalkan Rencana Sholat Id di Alun-Alun

Bramantyo, Okezone · Sabtu 23 Mei 2020 20:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 23 512 2218665 bupati-karanganyar-batalkan-rencana-sholat-id-di-alun-alun-FHEG7CeBSl.jpg Bupati Karanganyar Juliyatmono. (Foto : Okezone.com/Bramantyo)

KARANGAYAR – Bupati Karanganyar Juliyatmono akhirnya mencabut kebijakannya untuk menggelar Sholat Idul Fitri di alun-alun.

Menurut Juli, keputusan dirinya selaku Bupati membatalkan menggelar Sholat Idul Fitri di alun-alun setelah pihaknya menerima surat dari Ombudsman RI perwakilan Jawa Tengah Nomor B/037/HM.02.01-14N/2020.

Dalam surat yang ditandatangani langsung Ketua Ombusman Jawa Tengah Siti Farida tertera perihal Pencegahan Tindakan Maladministrasi Atas Kebijakan Daerah Dalam Penerapan Penyebaran Covid-19.

Dalam surat tersebut, ombusman meminta Bupati Karanganyar memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga memerlukan kegiatan masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pertama tentu ini juga harus memperhatikan semuanya apa yang sudah kita rencanakan Sholat Idul Fitri di alun-alun. Sesuai yang direncanakan (Sholat Id dialun-alun) ada protokol kesehatan. Tetapi semalam ada surat dari Ombudsman. Inti surat ini adalah (Bupati Karanganyar) untuk mengevaluasi secara komprehensif atas kebijakan menyelenggarakan Sholat Idul Fitri di alun-alun," tutur Juliyatmono, Sabtu (23/5/2020).

Menurut Juli, keputusannya membatalkan Sholat Idul Fitri di alun-alun bukan karena desakan Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada dirinya. Namun, keputusannya itu murni dilakukan setelah dirinya menerima surat dari Ombudsman yang merupakan lembaga negara.

Padahal, langkah dirinya menggelar Sholat Id di alun-alun dikarenakan sebagai wujud syukur pada Allah, karena di akhir bulan Ramadhan ini, jumlah penderita baik ODP, PDP, maupun positif corona nol.

"Dalam surat balasan kami pada Ombudsman, kami cantumkan alasan mengapa kami akan menggelar Sholat Id di alun-alun. Pertama, penurunan jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 yang signifikan. dan rencana kami memulai kehidupan normal kembali," tuturnya.

Baca Juga : Kapolres Karanganyar: Sholat Id di Alun-Alun Tak Bertentangan Maklumat Kapolri

Saat ditanya apakah dirinya juga akan meminta pada warga untuk tidak menggelar sholat id di lapangan terbuka, Juliyatmono hanya terdiam. Juliyatmono hanya mengatakan, warganya untuk mengikuti surat dari Ombudsman.


Baca Juga : Ganjar Masih Berharap Bupati Karanganyar Batalkan Sholat Id di Lapangan

"Seperti surat (Ombudsman) itu saja. Saya masih tetap bertindak sebagai imam dan khotib untuk istri dan anak-anak saya di rumah," katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini