SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menjadi tuan rumah pertemuan militer untuk membahas kebijakan baru untuk meningkatkan kemampuan nuklir negara terisolasi itu di tengah perundingan denuklirisasi dengan Amerika Serikat (AS), demikian dilaporkan media pemerintah KCNA pada Minggu (24/5/2020).
Negosiasi denuklirisasi yang dipimpin AS yang bertujuan membongkar program nuklir dan rudal Korea Utara telah membuat sedikit kemajuan sejak akhir tahun lalu, terutama setelah pandemi global virus corona merebak.
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah untuk meningkatkan angkatan bersenjata dan "secara andal mengandung ancaman militer besar atau kecil yang terus-menerus dari pasukan musuh," lapor KCNA sebagaimana dilansir Reuters pada Minggu.
"Yang ditetapkan dalam pertemuan itu adalah kebijakan baru untuk lebih meningkatkan pencegahan perang nuklir negara itu dan menempatkan pasukan bersenjata strategis pada operasi siaga tinggi," tulis laporan itu.
"Diambil dalam pertemuan itu adalah langkah-langkah penting untuk meningkatkan kemampuan serangan senjata dari artileri."
Pertemuan Komisi Militer Pusat Partai Buruh yang berkuasa itu menandai penampilan publik pertama Kim dalam tiga pekan terakhir. Dia hanya melakukan sejumlah kecil kunjungan luar biasa dalam dua bulan terakhir di tengah kekhawatiran virus corona.
Korea Utara telah memberlakukan langkah-langkah anti-virus corona yang ketat meskipun tidak melaporkan adanya kasus yang dikonfirmasi. Kemunculan Kim itu mengikuti spekulasi kuat tentang kesehatannya bulan lalu setelah dia absen dalam peringatan tahunan ulang tahun mendiang pemimpin Korea Utara Kim Il Sung.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.