Tahun lalu Hong Kong diguncang oleh gelombang demonstrasi selama berbulan-bulan untuk menentang rancangan undang-undang ekstradisi ke China.
Kini pemerintah China beranggapan undang-undang baru diperlukan untuk "mencegah, menghentikan dan menghukum" protes di masa depan.
Juru bicara Komite Luar Negeri NPC, Zhang Yesui, mengatakan langkah itu ditempuh untuk "memperbaiki" kebijakan satu negara, dua sistem.
(Ahmad Luthfi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.