Mortir Meledak saat Mau Dibuat Pisau, Pandai Besi Terluka

Herman Amiruddin, Okezone · Jum'at 29 Mei 2020 07:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 29 609 2221286 mortir-meledak-saat-mau-dibuat-pisau-pandai-besi-terluka-1XX7ioUwXK.jpg Polisi mengamankan barang bukti ledakan di Bassara, Sabintang, Takalar (Okezone.com/Herman)

MAKASSAR - Benda yang diduga mortir meledak di Lingkungan Bassara, Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, melukai seorang pria pandai besi, Emba Dg Ngalle (55).

Paur Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan mengatakan, tubuh korban terluka dalam ledakan, Kamis 28 Mei sore kemarin. "Saat kejadian korban sedang mengerjakan pesanan. Korban ini pekerjaannya pandai besi, pengrajin parang dan sebagainya," kata Marwan.

Mulanya ada seorang lelaki berinisial L (35) warga Maradekaya, Kecamatan Pattalassang, membawa benda diduga mortir ke rumah Emba untuk dibuatkan pisau. “Biaya kerja Rp150.000 untuk dibuatkan pisau," jar Marwan.

Pria itu kemudian pulang dan Emba pun mulai bekerja membelah benda tersebut menggunakan gerinda. Ledakan pun terjadi.

Emba dilarikan ke Rumah Sakit Pajonga Daeng Ngalle Takalar. Kondisinya sadar. "Korban mengalami luka sobek di kaki kanan, dan jari telunjuk kanannya putus serta menderita luka akibat serpihan kaca di bagian wajah," kata Marwan.

Sementara L telah diamankan di Satreskrim Polres Takalar untuk dimintai keterangan sebagai saksi guna penyelidikan lebih lanjut. Hasil keterangan sementara, benda tersebut didapat L sekitar 10 tahun lalu di rumahnya.

"Keterangan dia tidak tahu kalau itu benda yang dapat meledak. Dia temukan saat menggali rumahnya sekitar 10 tahun lalu," jelas Marwan.

(sal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini