Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Minta Maaf ke Muhammadiyah, Ade Armando: Tidak ke Din Syamsudin walau Dia Senior

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2020 |12:05 WIB
  Minta Maaf ke Muhammadiyah, Ade Armando: Tidak ke Din Syamsudin walau Dia Senior
Foto: iNews
A
A
A

JAKARTA - Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando menyampaikan permohonan maaf ke PP Muhammadiyah terkait dengan postingan Facebook-nya soal diskusi online yang digagas Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama).

Ade menjelaskan, permohonan maaf itu dilontarkan setelah dirinya mengetahui bahwa acara Webinar yang mengusung isu tersebut tidak mendapatkan izin dari Muhammadiyah.

"Saya meminta maaf kepada PP Muhammadiyah, karena ternyata penyelenggara acara webinar yang menggulirkan isu pemakzulan Presiden adalah sebuah organisasi yang menggunakan nama Muhammdiyah tapi sebenarnya tidak meminta izin terlebih dulu pada PP Muhammadiyah," kata Ade dalam postingannya seperti dikutip Okezone, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Ade merasa senang lantaran PP Muhammadiyah juga menyatakan keberatan lantaran membawa nama organisasi tersebut dalam acara itu.

"Saya juga gembira karena PP Muhammadiyah jelas-jelas menyatakan keberatan bahwa nama Muhammadiyah dibawa-bawa dalam acara webinar tersebut," lanjut Ade.

"Ketua PP Muhammadiyah bahkan menganggap webinar itu dapat merusak reputasi Muhammadiyah," tambah Ade.

Meskipun begitu, Ade menekankan bahwa, dirinya tetap tidak akan meminta maaf kepada Din Syamsudin terkait pernyataannya soal acara yang diselenggarakan BPIP.

"Tapi saya tidak akan minta maaf kepada Din Syamsudin. Walau dia seorang senior, tapi ucapannya bahwa penyelenggaraan konser virtual dalam rangka penggalangan dana korban terdampak Corona yang diselenggarakan BPIP dan MPR menunjukan pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat adalah pernyataan yang 'jahat' dan 'dungu'," papar Ade.

Sebelumnya, postingan Ade sempat yang menyatakan Din Syamsudin 'dungu' mendapatkan somasi dari Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah, Andika Budi Riswanto.

"Postingan tersebut mengandung unsur fitnah dan pencemaran nama baik yang sangat menyakitkan bagi warga Muhammadiyah," kata Andika dalam surat somasi yang diterima Okezone.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement