New Normal, Jumlah Guru dan Tenaga Medis Perlu Ditingkatkan

krjogja.com, · Sabtu 06 Juni 2020 12:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 06 510 2225455 new-normal-jumlah-guru-dan-tenaga-medis-perlu-ditingkatkan-U1pGesaJNy.jpg (Foto: Krjogja.com)

BANTUL - Saat penerapan new normal, guru dan tenaga medis akan banyak dibutuhkan. Dua profesi ini dibutuhkan karena sistem pendidikan dan kesehatan dimungkinkan akan berubah, dikutip Krjogja.

“Konsekuensinya membutuhkan biaya tinggi, namun tak ada pilihan lain kita harus tetap melaksanakan kehidupan New Normal ini,” jelas Wakil Bupati Bantul, H Halim Muslih.

Dengan konsep normal baru yang rencananya memberlakukan sistem shift pada siswa yang masuk sekolah atau memakai gedung baru dengan jarak tertentu membutuhkan tambahan tenaga pendidik lebih banyak. Selain itu konsep normal baru juga sangat berisiko pada potensi penularan.

“Ini membuat potensi penambahan sarana dan tenaga kesehatan tinggi. Karena new normal sangat berisiko. Sarana kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit harus ditingkatkan kapasitasnya sebagai upaya antisipasi apabila banyak warga yang terpapar Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, sampai saat ini Kabupaten Bantul belum dinyatakan bebas penularan Covid-19, sehingga belum ada pembebasan masjid untuk melakukan salat berjamaah, termasuk salat Jumat.

Akan tetapi, karena sebagian masjid di wilayah Bantul sudah dipakai untuk salat Jumat, maka pihak takmir harus lebih tertib dan disiplin memberlakukan protokoler kesehatan kepada jemaah, sehingga memperkecil risiko penularan Covid-19.

Di Bantul sebaran Covid-19 ada tren penururan. Dalam 4 hari terakhir, hingga Jumat (06/06/2020) kemarin tidak ada penambahan kasus positif, sehingga pasien positif yang pernah memuncak sampai angka 34 orang kini tinggal 10 orang.

 

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini