Indro Dibacok hingga Tewas saat Nongkrong di Sendang Kasihan

Agregasi Harian Jogja, · Sabtu 06 Juni 2020 15:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 06 510 2225519 indro-dibacok-hingga-tewas-saat-nongkrong-di-sendang-kasihan-dlJlkVLVvo.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

YOGYAKARTA - Indro Praseryo (43), warga Terban, Gondokusuman, Jogja, tewas setelah dibacok oleh sekelompok orang tak dikenal saat sedang nongkrong bersama seorang perempuan di Sendang Kasihan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Jumat 5 Juni 2020 tengah malam. Saat ini polisi masih memburu pelaku pembacokan tersebut.

"Kami masih mencari pelakunya," kata Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyo, kepada wartawan melalui pesan singkat selular, Sabtu (6/6/2020).

Wachyu belum mengetahui motif pelaku membacok korban hingga meninggal dunia, "Motif masih didalami, ada kemungkinan pelaku kenal dengan korban," ujar Kapolres.

Kronologi kejadian bermula saat korban datang ke Sendang Pengasih atau Sendang Kasihan pada Jumat sore, sekitar pukul 15.00 WIB. Empat jam kemudian datang seorang perempuan yang diduga teman korban.

Baca juga: Polisi Sita 41.200 Butir Obat Batuk yang Disalahgunakan untuk Mabuk

Kemudian sekitar pukul 22.00 WIB, kata Wachyu, korban bersama teman wanitanya tersebut didatangi oleh empat orang laki-laki yang mengenakan helm dan penutup wajah. Keempat orang tersebut di antaranya ada yang membawa senjata tajam berupa celurit sambil berteriak nama korban 'Indro mana'.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Pelaku menghampiri korban yang pada saat itu sedang duduk di gazebo bersama wanita tadi, "Kemudian satu orang pelaku membacok korban di kaki kiri dan kanan dan tiga orang lain hanya berjaga di dekat pintu masuk," papar Wachyu.

Setelah melakukan pembacokan, keempat orang pelaku langsung pergi. Sementara korban yang sudah kritis langsung dibawa masyarakat ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Namun sampai rumah sakit korban meninggal dunia.

Pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, "Baru lima orang saksi yang kami periksa," tandas Wachyu.

(qlh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini